PIKIRANACEH.COM – Gubernur Aceh. Di Indonesia, gubernur adalah kepala penyelenggara wilayah provinsi yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Gubernur menjadi kepala wilayah provinsi dan wakil dari pemerintah pusat.
Gubernur dipilih bersama wakilnya dalam satu paket pasangan yang dipilih secara langsung oleh masyarakat di Provinsi setempat untuk masa jabatan 5 tahun, sehingga dalam hal ini gubernur bertanggung jawab kepada rakyat/Masyarakat.
Gubernur terpilih kemudian dilantik oleh Presiden, dan dapat juga dilantik oleh menteri dalam negeri atas nama Presiden. Selain itu, gubernur juga berkedudukan sebagai wakil Pemerintah pusat di Wilayah provinsi bersangkutan, sehingga dalam hal ini, gubernur bertanggung jawab kepada presiden.
Dan kewenangan gubernur diatur dalam UU No 32 Tahun 2004 dan PP No 19 Tahun 2010.
Pada dasarnya, gubernur memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi.
Berikut Nama-nama penguasa Aceh dari masa ke masa:
1. Mr Mohammad Hasan, berkuasa di Sumatera dan Aceh (1945)
2. Teuku Nyak Arief (1945-1946)
3. Teuku Daud Syah (1947-1948)
4. Tgk. Daud Beureueh (1948-1951)
5. Danu Broto (1951-1952)
6. Teuku Sulaiman Daud (1952-1953)
7. Abdul Wahab (1953-1955)
8. Abdul Razak (1955-1956)
9. Ali Hasjmy (1957-1964)
10. Nyak Adam Kamil (1964-1966)
11. H. Hasbi Wahidi (1966-1967)
12. A. Muzakkir Walad (1967-1978)
13. Prof. Dr. A. Madjid Ibrahim (1978-1981)
14. Eddy Sabhara (Pjs) (1981)
15. H. Hadi Thayeb (1981-1986)
16. Prof. Dr. Ibrahim Hasan (1986-1993)
17. Prof. Dr. Syamsudin Mahmud (1993-21 Juni 2000)
18. Ramli Ridwan (Pj. 21 Juni 2000-November 2000)
19. Abdullah Puteh (November 2000-19 Juli 2004)
20. Azwar Abubakar (Pjs. 19 Juli 2004-30 Desember 2005)
21. Mustafa Abubakar (Pj. 30 Desember 2005-8 Februari 2007)
22. Irwandi Yusuf (8 Februari 2007-2012)
23. Nova Iriansyah
Itulah nama-nama Gubernur Aceh dari masa ke masa.***












