PIKIRANACEH.COM – Aktor Ari Wibowo mengaku mentalnya terganggu oleh isu-isu yang muncul saat ia bercerai dengan istri, Inge Anugrah.
Isu tentang nafkah ditujukan kepada Ari Wibowo, yang mengakibatkan dia dituduh sebagai suami yang perhitungan terhadap istrinya sendiri.
“Awal-awal sedikit mengganggu karena saya 35 tahun berusaha untuk menjaga image, nama baik, tahu-tahu dalam jangka waktu 1-2 minggu itu semua hancur lebur, ya, oleh penghakiman netizen,” kata Ari di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Namun, Ari Wibowo, yang berusia 52 tahun, mengatakan bahwa ia tidak bisa menyalahkan sikap atau reaksi netizen karena mereka sering kali diberi berita-berita yang kontroversial tentang dirinya.
Daripada melakukan protes, Ari memilih untuk merespons dengan sikap santai dan berusaha mengklarifikasi isu-isu kontroversial tersebut.
“Tapi kan netizen enggak bisa disalahin, mereka kan hanya bereaksi dari berita yang mereka baca. Kebetulan semua berita ngomongnya begitu ya sudah,” ucap Ari.
Saat ini, Ari memilih untuk tidak banyak memberikan komentar terhadap sikap dan reaksi netizen. Ia memfokuskan diri pada proses perceraian dengan istri untuk mencapai akhir yang baik sesuai dengan harapannya sejak awal.
“Awal-awal saya baca, saya sangat peduli tapi sekarang saya sudah muka badak, saya sudah enggak mikirin, tapi masih tetap saya baca tujuannya adalah supaya saya juga tahu bagaimana, saya juga suka sekarang baca karena sekarang makin banyak netizen yang palsu,” kata Ari.
Di samping itu, Ari menginginkan agar dia dan Inge dapat pisah secara baik-baik setelah persidangan nanti dinyatakan selesai.
“Maunya sama Inge damai-damai aja karena nanti setelah persidangan ini selesai saya sama Inge enggak mungkin musuhan. Saya tetap akan sayang, tetap menghormati dan menghargai, mendukung dia,” pungkasnya.
Pada tanggal 3 April 2023, Ari memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai terhadap istri, Inge Anugrah. Sidang perceraian keduanya dijadwalkan dilanjutkan dua minggu setelah mediasi yang diadakan pada Senin (15/5) tidak mencapai hasil. ***






