Politik

Hujan Es di Madinah Sambut Kedatangan Jemaah Haji Indonesia

71
×

Hujan Es di Madinah Sambut Kedatangan Jemaah Haji Indonesia

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Jamaah haji Indonesia terus berdatangan ke Madinah, berjarak sekitar 450 km dari Makkah, melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA).

Di Madinah, mereka akan melaksanakan ibadah salat Arbain atau salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi.

Pemandangan Bandara AMAA berbeda pada hari kedua kedatangan jamaah haji Indonesia. Pada Kamis tersebut, Madinah diguyur hujan es, Kamis (24 Mei 2023).

Mulanya, awan hitam menyelimuti langit bandara. Memasuki sore hari, hujan mulai turun.

Awalnya, hujan tampak biasa saja, air mulai turun begitu deras. Tak lama kemudian, suara keras mulai terdengar seperti benda keras kecil yang jatuh menghantam apa saja yang ada di bawahnya.

Mobil, atap bandara, terdengar riuh karena hujan es yang mengguyur.

Kondisi ini tidak hanya dinikmati oleh jemaah Indonesia, tetapi juga oleh warga lokal. Mereka terlihat menikmati guyuran hujan dengan gembira. Anak-anak terlihat berlarian dan bermain di tengah hujan.

Hujan yang mengguyur ini bertepatan dengan datangnya jemaah haji Indonesia dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS).

“Hujan mengguyur saat jemaah haji Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS) dan jemaah haji dari Pakistan, keluar dari imigrasi,” ujar petugas PPIH Arab Saudi, Abdul Manan, yang juga mukimin di Arab Saudi.

Petugas dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menginstruksikan jemaah untuk tetap berada di dalam bandara hingga hujan reda. Setelah hujan mereda, bus-bus akan mendekati terminal dan menjemput jemaah untuk dibawa ke tempat penginapan.

Kondisi tersebut juga disambut dengan baik oleh jemaah. Banyak dari mereka yang melantunkan takbir saat melihat hujan turun di Madinah setelah mereka mendarat. ***