PIKIRANACEH.COM | SOSOK – Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah Lhok Mon Puteh-Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe memperioritaskan perekonomian syariah untuk kemandirian lembaga pendidika Islam.
Salah satu program unggulan ialah membangun basis perekonomian syariah dimulai dari dalam pesantren.
Hal tersebut dikatakan oleh Tgk. M. Athailah, Wakil Pimpinan Dayah Darul Ulum Al Munawwarah Lhok Mon Puteh saat ditemui pikiranaceh.com di kediamanya, Jum’at 8 Agustus 2023.
Tgk. M. Athailah merupakan sosok muda religius yang memimpin Dayah Darul Ulum Al Munawarah di usia mudanya kini beranjak 28 tahun.
Alumni Pesantren Darul Ulum Al Munawwarah dan Annur Yala Thailand Selatan tersebut menceritakan konsep-konsep peradaban dan perekonomian Islam dimulai dari dayah.
Menurut Tgk. M. Athailah Peradaban Islam dapat dimulai dari Dayah karena jika melihat dai sejarah erakesultanan Aceh, sistem pendidikan yang dikembangkan di Aceh pada awalnya melalui pusat-pusat pengaji-an di meunasah atau rumah-rumah, lalu berkembang hingga berlangsung di ‘rangkang’ (semacam balai-balai -red).
Pengajaran paling awal dimulai dengan pengajian al-Qur’an dengan lafal bacaan bahasa Arab yang mengikuti aturan-aturan ilmu tajwid.
Disamping mengajarkan al-Qur’an, sebagian teungku imum juga mengajarkan kitab-kitab Jawo (kitab berbahasa Melayu dengan aksara Arab).
Untuk tingkat pemula diajarkan seperti kitab Masailal Muhtadi (memakai sistem tanya jawab, yang dimulai dari masalah tauhid, hukum yang terkait masalah ibadah seperti salat dan puasa).
Selanjutnya diajarkan pula kitab-kitab yang lebih tinggi, seperti kitab Bidayah, Miftahul Jannah, Sirath Sabilal Muhtadin, Kitab Delapan, dan Majmu’. Bagi yang sudah pandai membaca kitab-kitab tersebut biasanya akan disebut malem Jawo.
Tingkat pendidikan yang lebih tinggi lagi adalah dayah, biasanya terdapat di dekat masjid.
Tetapi ada juga yang berada di dekat rumah teungku yang mempunyai dayah itu sendiri.
Pelajarannya tentu sudah meningkat pula, misalnya sudah mulai mempelajari pelajaran sharaf; yakni pelajaran tentang pembahasan kata dari satu kata menjadi beberapa kata sesuai kaidah-kaidah yang sudah disusun rapi dan menghafalnya sekaligus.
Pelajaran sharaf umumnya berguna untuk mengetahui asal kata supaya dapat menyempurnakan kamus.
Lembaga pendidikan dayah di Aceh sudah ada sejak awal berdirinya Kerajaan Islam di Nusantara. Dayah-dayah tersebut tersebar di berbagai wilayah dan sangat memegang peranan penting dalam penyebaran Islam ke berbagai wilayah Nusantara
Jebolan Pesantren Darul Ulum Abu Lueng Ie Aceh Besar tersebut juga mengatakan sarana pemandirian ekonomi umat salah satunya dapat dimulai dari Dayah.
Untuk diketahui, Wakil Tiga Pimpinan Dayah Darul Ulum Al Munawarah Desa Lhok Mon Puteh, Kecamatan Muara Dua juga memiliki prestasi yang cemerlang.
Pria Kelahiran, Tanoh Mirah Tahun 1995 itu juga merupan Demisioner Ketua Kammi Aceh Besar dan juga saat ini aktif sebagai Ketua Pengkaderan Kammi Wilayah Aceh.(***)












