Politik

BREAKING NEWS – Pendaftaran CPNS 2023 Berpotensi Diundur, Ini Kata BKN

71
×

BREAKING NEWS – Pendaftaran CPNS 2023 Berpotensi Diundur, Ini Kata BKN

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) segera dibuka. Pemerintah pusat telah menetapkan jumlah formasi pada seleksi CPNS 2023 ini.

Total jumlah formasi CPNS 2023 yang ditetapkan pemerintah pusat yakni sebanyak 572.474.

Dari Jumlah itu, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat sebanyak 78.862 formasi dan untuk ASN daerah 493.634 formasi.

 

Diketahui, pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dijadwalkan pada 17 September 2023.

Namun informasi terbaru, pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK tahun 2023 berpotensi diundur.

Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen.

 

Menurut Deputi bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen, sampai saat iini masih cukup banyak instansi pemerintah pusat dan daerah yang belum memasuki data formasinya di sistem SSCASN.

“Ada potensi mundur satu sampai dua hari ke depan dari tanggal 17 September 2023,” kata Suharmen dalam Konferensi Pers Kesiapan Infrastruktur Teknologi Informasi Seleksi CASN secara daring pada Kamis, 14 September 2023.

 

Salah satu penyebabnya karena proses verifikasi validasi masih berjalan.

Hal ini menjadi kendala bagi BKN dalam mencapai target.

Namun, Deputi Suharmen tetap berupaya keras agar jadwal yang sudah dikeluarkan tetap berjalan.
 

 

Dia mengatakan alasan mundurnya pendaftaran CPNS 2023 lanrtaran minimnya progres dari Kementerian dan Lembaga.

Suharmen mengungkapkan masih sedikit Kementerian dan Kembaga yang melakukan verifikasi dan validisai untuk formasi yang dibuka.

“Yang sudah melakukan final formasi itu sangat sedikit, jadi saya khawatir,” tutur dia.

 

Suharmen mendorong Kementerian dan Lembaga segera melakukan finalisasi formasi. Hal itu agar seleksi CASN 2023 dapat dilakukan sesuai jadwal.

“Jadi, ini yang akan mengikat kami untuk tidak mundur (dari jadwal,” tutur dia. ***