Politik

Hujan Lebat Guyur Aceh Tamiang, Dua Jalan Lonsor dan Tertutupi Pohon Tumbang

162
×

Hujan Lebat Guyur Aceh Tamiang, Dua Jalan Lonsor dan Tertutupi Pohon Tumbang

Share this article

Hujan Lebat Guyur Aceh Tamiang, Dua Jalan Lonsor dan Tertutupi Pohon Tumbang  

PIKIRAN ACEH – Akibat hujan lebat mengguyur Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (25/9/2023) sore, dua  badan jalan nasional dan kabupaten tertimbun longsor dan ditutupi pohon tumbang.

Namun sore hari tu juga tim rekasi cepat BPBD Aceh Tamiang langsung melakukan pembersihan tanah longsor dan timbunan pohon tumbang yang menutupi badan jalan sehingga jalan tersebut dapat dilewati kembali.

Kedua titik longsor tersebut, badan Jalan Nasional di Bukit Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, badan jalan nasional ini tertimbun pohon tumbang  dan jalan kabupaten sekitar Buket Lubuk Sidup Kecamatan Sekrak, Aceh Tamiang yang tertimbun tanah longsor.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang Bambang Supriyanto kepada Pikiran Aceh, Selasa (26/9/2023) mengatakan, beberapa hari ini Aceh Tamiang terus diguyur hujan, hujan dengan intensitas tinggi ini membuat tanah tidak stabil.

Baca : Lima Kabupaten di Aceh Dilanda Banjir, Ribuan Jiwa Terdampak

Sehingga lereng bukit mengalami kebasahan yang membuat beban tanah semakin berat dan daya ikat tanah menurun hingga terjadi longsor.

Pada kesempatan tersebut, Bambang menghimbau agar warga berhati-hati saat melintas di lokasi-lokasi yang dianggap potensial terjadinya longsor terlebih saat musim hujan.

Ia, juga menghimbau kepada Pemerintah Kampung untuk proaktif melakukan pendataan titik rawan longsor, banjir, pohon tumbang, agar terhindar terhadap hal hal yang tidak diinginkan yang merugikan pribadi dan warga lainnya.

Guru Terjebak

Akibat tanah longsor di Badan Jalan Kecamatan Sekrak di Bukit Lubuk Sidup dilaporakn sembilan orang guru pengawas pembina terjebak longsor sehinbgga tidak dapat melintas.

Saat itu para guru ini melakukan kunjungan ke sekolah yang ada di Kampung Tanjung Gelumpang dalam rangka melakukan kegiatan kurikulum merdeka.

Sore harinya dalam kondisi hujan mereka melakukan perjalanan kembali ke Dinas Pendidikan Aceh Tamiang namun tiba dilokasi bukit tersebut terjadi longsor.

Setelah dilakukan pembersihan oleh tim TRC BPBD Aceh Tamiang baru perjalanan mereka lancar kembali (*)