Politik

Cabut Nyawa Tentara Israel, Rudal Maut Buatan Hamas Keluar Sarang: Hancurkan Lusinan Tank

88
×

Cabut Nyawa Tentara Israel, Rudal Maut Buatan Hamas Keluar Sarang: Hancurkan Lusinan Tank

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Sayap militer kelompok Hamas Palestina Brigade Izz ad-Din al-Qassam kembali melancarkan serangan maut terhadap posisi tentara Israel di Jalur Gaza pada Rabu 15 November 2023.

Dikutip dari Al Bawaba, sejumlah prajurit zionis terbunuh bersama lusinan tank militer Israel yang hancur dalam serangan tersebut.

Sayap militer Hamas Palestina tersebut mengonfirmasi serangan di wilayah Beit Hanoun, yang terletak di utara Gaza.

Daerah itu menjadi sasaran serangan lusinan mortir pasukan Hamas, setelah diketahui menjadi tempat pertemuan sejumlah pasukan militer Israel.

Aksi Brigade Izz ad-Din al-Qassam juga berlangsung di wilayah selatan Gaza. Dengan menggunakan sistem rudal jarak pendek Rajum, pasukan Hamas membombardir posisi tentara Israel.

Serangan pasukan pimpiman Mohammad Deif itu juga menghancurkan tiga unit Tank Tempur Utama (MBT) Merkava Mark IV Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di utara Gaza.

Dalam serangan di tiga wilayah, 22 unit kendaraan lapis baja militer Israel dipastikan hancur. Sementara, sembilan orang tentara Israel tewas.

Hancurnya tank-tank militer Israel di utara Gaza, tak lepas dari rudal anti-tank Al-Yassin 105 yang digunakan pasukan Hamas dalam serangan tersebut.

Hancurnya tank-tank militer Israel di utara Gaza, tak lepas dari rudal anti-tank Al-Yassin 105 yang digunakan pasukan Hamas dalam serangan tersebut.

Sebagai informasi, sistem rudal jarak pendek Rajum yang diyakini sebagai senjata terbaru yang diproduksi sendiri oleh Hamas.

Seperti dikutip dari BNN Network, rudal Rajum banyak disebar di sejumlah wilayah Palestina, dengan spesifikasi yang belum diketahui oleh banyak pihak.

Sementara rudal anti-tank Al-Yassin pertama kali digunakan pasukan Hamas sejak 2004 silam, dalam rangkaian gerakan Intifada Kedua.

Senjata ini dirancang oleh salah seorang komandan Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Adnan al-Ghoul, yang dibunuh tentara Israel beberapa saat setelah rudal itu diproduksi massal. ***