Politik

Issu Penculikan Anak di Aceh Tamiang Tidak Benar ‘HOAX’ , Ini Kata Kapolres?

82
×

Issu Penculikan Anak di Aceh Tamiang Tidak Benar ‘HOAX’ , Ini Kata Kapolres?

Share this article

ACEHUPDATE.COM – Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis, SIK, MH, Kamis, (9/2/2023), menegaskan bahwa, Issu penculikan anak yang akhir-akhir ini ramai di perbincangkan masyarakat Aceh Tamiang adalah hoax.

Lanjutnya, kabar penculikan anak wilayah hukum (wilkum) Polres Aceh Tamiang Provinsi Aceh adalah berita bohong atau hoaks.

berdasarkan penelusuran dan penyelidikan Polres Aceh Tamiang terkait berita penculikan anak di beberapa kecamatan di kabupaten Aceh Tamiang yang viral di media sosial tidak benar, hal ini disampaikan oleh Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis.

“Tidak benar, karena berita yang viral beberapa waktu lalu di media sosial pihak Kepolisian Polres Aceh Tamiang langsung melakukan pengembangan dan penyelidikan di Polsek setempat,” kata AKBP Muhammad Yanis. Kamis, (9/2/2023).

Tambahnya, Kapolres juga mengakatan, kepada masyarakat agar tidak sebarkan berita tidak benar yang belum akurat agar tidak memancing keresahan di masyarakat.

“Sebelum menyebarkan berita harus mencari kebenaran terlebih dulu,” tambah Kapolres.

Dikatakannya lagi, beberapa waktu lalu viral berita upaya penculikan anak di Kecamatan Bendahara, Polsek setempat langsung mencari kebenaran adanya upaya penculikan tersebut.

Kapolsek Bendahara, AKP Tarmidi, SH beserta personilnya, langsung melakukan penyelidikan oleh personil Polsek Bendahara terkait berita penculikan anak di Kecamatan Bendahara namun tidakditemukan bukti dan fakta yang akurat terkait berita tersebut.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis melalui Kapolsek Bendahara AKP Tarmidi mengatakan, berita penculikan anak yang viral di Desa Lubuk batil, Desa Seunebok dalam mesjid, dan Desa Mesjid Sungai iyu Kec. Bendahara Kab. Aceh tamiang. Tidak benar.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dan sudah memanggil langsung yang bersangkutan dengan Kepala Desanya untuk dimintai keterangan. Bahwa, ketiga perempuan paruh baya tersebut adalah warga masyarakat setempat mereka adalah warga kurang mampu yang meminta sumbangan. Dan dibenarkan langsung oleh Datok,” ujar Kapolsek AKP Tarmidi kepada media ini.

Himbauan

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis, SIK, MH menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.

Jangan mudah terpancing Issu yang belum tentu benar, apabila mendapatkan informasi harus mengecek kebenaran tersebut.

Mari sama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban wilayah kita. 

Penulis : Muhammad Irwan