Politik

317 Pengungsi Rohingya Mendarat di Deli Serdang dan Langkat Sumatera Utara

179
×

317 Pengungsi Rohingya Mendarat di Deli Serdang dan Langkat Sumatera Utara

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Tiga ratusan lebih pengungsi etnis Rohingya kini menggeser lokasi pendaratan kapal ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kuat dugaan pergeseran tersebut karena maraknya aksi penolakan di Provinsi Aceh.

Dalam dua hari terpantau ada dua kapal pengangkut pengungsi rohingya mendarat di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.

Pada Sabtu 30 Desember 2023 sekitar pukul 23.00 WIB, sekitar 170 pengungsi rohingya terdeteksi mendarat di pantai Desa Kuala Besar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. 

Kemudian Polres Pelabuhan Belawan menyatakan, sebanyak 147 pengungsi Rohingya mendarat di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Tercatat dari 147 orang itu terdiri dari 53 laki-laki, perempuan 39 orang, anak laki-laki 25 orang dan anak perempuan 30 orang,” ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban di Medan, pada Minggu 31 Desember 2023 malam.

Jumlah mereka (pengungsi Rohingya) yang mendarat di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 317 orang.

Bergeser dari Aceh

Kapal pengangkut rohingya menggeser lokasi pendaratan ke Sumut karena maraknya penolakan warga lokal dan jajaran Polda Aceh menahan sejumlah pengungsi sebagai tersangka penyelundupan orang.

Janton Silaban mengatakan, tiga unit kapal pengangkut rohingya awalnya berangkat dari Aceh. Kemudian, ia mengatakan salah satu kapal mengalami kebocoran.

“Lalu pada Minggu, 31 Desember 2023 sekira pukul 06.30 WIB kapal yang mengalami kebocoran tersebut bersandar ke pulau di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli,” katanya.

Menurut dia, kedatangan pengungsi tersebut dibantu oleh seorang calo. Namun, calo tersebut melarikan diri dengan mengikuti dua kapal lainnya.

“Langkah kepolisian yang telah dilakukan diantaranya memasang police line di lokasi, koordinasi dengan Pemerintah Deli Serdangang, koordinasi dengan imigrasi, UNHCR dan lainnya,” tuturnya.

Janton menambahkan pengungsi Rogingya saat ini masih berada di pulau di Desa Karang Gading dengan penjagaan dari aparat keamanan maupun penduduk setempat. ***