Hujan Es dan Angin Kencang Landa Atu Lintang, Warga Sempat Panik
Pikiran Aceh | Aceh Tengah – Fenomena hujan es yang disertai angin kencang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (4/4/2026) sore. Peristiwa langka ini membuat warga terkejut dan sempat menimbulkan kepanikan.
Hujan awalnya turun seperti biasa sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, dalam hitungan menit, suasana berubah ketika terdengar suara benturan keras dari atap rumah warga.
Setelah diperiksa, ternyata butiran es berwarna putih dengan ukuran kecil menyerupai kelereng jatuh bersama hujan dan berserakan di halaman serta jalanan.
“Awalnya kami kira hujan biasa, tapi suaranya keras sekali di atap. Pas keluar, ternyata sudah banyak butiran es,” kata salah seorang warga.
Fenomena hujan es ini jarang terjadi di wilayah tersebut, sehingga memicu rasa penasaran warga yang keluar rumah untuk menyaksikannya secara langsung.
Secara ilmiah, hujan es terbentuk dari awan cumulonimbus yang menjulang tinggi. Di dalam awan tersebut terjadi arus udara vertikal kuat yang membawa butiran air ke lapisan atmosfer bersuhu sangat dingin hingga membeku menjadi es. Ketika ukurannya membesar dan tidak lagi mampu ditahan oleh arus udara, butiran es jatuh ke permukaan bumi.
Meski tidak berlangsung lama, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi petani kopi di Atu Lintang. Mereka khawatir hujan es dapat merusak tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Pihak terkait mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah dataran tinggi yang rawan angin kencang dan longsor.***




