PIKIRANACEH.COM – Umat Islam dianjurkan untuk puasa Dzulhijjah, yakni puasa yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Untuk melaksanakan amalan sunnah ini, umat Islam harus melafalkan niat puasa Dzulhijjah.
Baca Juga: Lain Geser! Ini 4 Daerah Penghasil Orang Pintar di Tanah Rencong
Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah ini bisa dilafalkan setelah Magrib hingga menjelang Subuh.
Jika terlambat membaca di malam hari, niat puasa Dzulhijjah bisa dibaca hingga waktu Zuhur.
Asalkan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan berhubungan badan.
Puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunnah anjuran Nabi Muhammad SAW. Yang mana dapat menuai pahala jika dilaksanakan.
Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah akan dimuat dalam artikel ini, sebagaimana dikutip Suaramerdeka.com dari laman NU online.
Berikut ini bacaan niat puasa Dzulhijjah lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahannya.
Niat Puasa Dzulhijjah Arab, Latin, dan Terjemahan
1. Niat Puasa dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
Baca Juga: Ketika Nafsu Manusia Lebih Bejat daripada Hewan
2. Niat Puasa tanggal 8 Dzulhijjah atau puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
3. Niat puasa tanggal 9 Dzulhijjah stau puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan istimewa dalam tahun Hijriah.
Perbedaan ini disebabkan karena jatuh pada salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) selain Rajab, Dzulqadah, dan Muharram.
Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya bahwa seorang muslim yang melaksanakan satu hari puasa pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, seperti puasa sunnah selama satu tahun.
Baca Juga: 5 Tips agar Liburan di Hari Kejepit Tetap Nyaman dan Maksimal
“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.” (HR At-Tirmidzi)***












