PIKIRANACEH.COM – Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Babul Maghfirah Gampong Tanjong Seulamat, bekerjasama dengan Lembaga Aqsa Working Grup (AWG) menggelar halaqah kondisi terkini Jalur Gaza Palestina, Jumat (27/10/2023).
Ketua Umum BKM Wirzaini Usman memberikan ucapan selamat datang kepada Ustadz Nur Ikhwan Abadi dan tim dari AWG Jakarta di Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjong Seulamat.
Halaqah berlangsung seusai shalat magrib berjamaah, yang dihadiri oleh masyarakat setempat yang ingin mengetahui kondisi terkini Palestina, khususnya Jalur Gaza, semenjak terulang kembali penyerangan brutal oleh Zionis Israel terhadap warga yang telah memasuki hari ke-21.
Baca Juga: Peduli Palestina, Perencanaan Panwaslih se-Aceh Open Donasi
Akibat serangan keji itu, data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah masyarakat sipil yang syahid bertambah menjadi 7028 orang, 2913 diantaranya anak-anak, 1709 wanita, dan 397 orang lanjut usia, serta 18.484 warga yang menderita luka-luka sejak 7 Oktober lalu.
Pihak Kementerian Kesehatan juga menerima 1650 laporan orang hilang, termasuk 940 anak yang masih tertimbun reruntuhan. Diperkirakan angka ini akan terus bertambah menyentuh angka 10.000 orang.
Lembaga Aqsa Working Grup merupakan sebuah organisasi yang memfasilitasi bantuan masyarakat muslim Indonesia untuk Palestina.
Dikutip dari laman resmi menyebutkan Aqsa Working Grup (AWG) adalah lembaga yang dibentuk dalam rangka mewadahi dan mengelola upaya kaum muslimin untuk pembebasan Masjid Al-Aqsa.
Relawan Aqsa Working Grup Ustadz Nur Ikhwan Abadi, dalam kesempatan itu memaparkan beberapa informasi penting untuk diketahui oleh umat Islam di Aceh khususnya, terkait urgensi pembebasan Masjid Al Aqsa dan Palestina.
Menurutnya ada pesan yang sangat kuat disampaikan oleh para pejuang Palestina kepada umat Islam sedunia bahwa pembebasan Baitul maqdis dan Masjid Al Aqsa mendekati kemenangan. Sebagaimana semakin dekatnya pertolongan Allah SWT untuk melepaskan Palestina dari cengkeraman dan jajahan Zionis Israel.
Meskipun secara persenjataan, bila dibandingkan dengan apa yang dimiliki oleh para pejuang Palestina dengan senjata canggih pasukan Israel (IDF) yang disuplai USA tidak setara. Namun dengan pertolongan Allah SWT pasukan pejuang yang jumlahnya sedikit itu mampu memporak-porandakan dan menghancurkan musuh.
Baca Juga: Gelar Public Hearing, Ketua DPRK Banda Aceh Sampaikan Pentingnya Penurunan Stunting bagi Generasi
Bahkan Palestina yang diblokade oleh Zionis Israel sejak 2007 tetapi hingga kini kekuatan pejuang Palestina semakin kokoh. Mereka mampu memproduksi senjata sendiri yang digunakan untuk melawan tentara pendudukan.
“Ada pesan kuat yang disampaikan oleh para pejuang pembebasan Palestina bahwa mereka mampu menembus kecanggihan sistem pertahanan Israel. Bahkan dapat menguasai 3 kota dari 7 kota di tanah pendudukan Israel serta ratusan tentara Yahudi ditawan termasuk berpangkat perwira diantaranya,” tandas Ikhwan Abadi.
Maka kita umat Islam yang ada di Indonesia memiliki kewajiban untuk membantu membebaskan Masjid Al Aqsa yang ada di Palestina dengan kemampuan yang kita miliki. “Karena sumber konflik di Palestina adalah Al Aqsa, maka mari kita bebaskan ah agar Palestina tenang,” ujarnya.
Halaqah Palestina terkini ikut dihadiri oleh tokoh Aceh Besar Tgk Musannif SE, selain sebagai Ketua Pembina BKM Babul Maghfirah, ia juga Ketua Yayasan Tgk H Hasan Krueng Kalee yang mengelola Dayah Darul Ihsan.***




