Politik

Jangan Mengaku Muslim Jika Tidak Peduli Pada Penderitaan Kaum Muslimin

97
×

Jangan Mengaku Muslim Jika Tidak Peduli Pada Penderitaan Kaum Muslimin

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Tragedi kemanusiaan terbesar abad ini sedang menimpa rakyat Palestina disebabkan serangan tentara Zionis Israel secara brutal dan kejam. “Hari ini sudah 60 hari zionis membombardir rakyat sipil Palestina yang tidak terlibat dalam peperangan,”

Demikian diungkapkan oleh Tgk H Musa Abubakar M.Pd saat dalam khutbahnya di Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjong Seulamat, Jumat (08/12/2023).

Baca Juga: Bantu Pelarian Pengungsi Rohingya, Tiga Warga Lhokseumawe Ditangkap Polisi, Satu DPO

Kekejaman Zionis Israel terhadap kaum muslim Palestina telah menelan korban jiwa mencapai 17.000 menjadi syahid, dan 60 persen nya adalah anak-anak dan perempuan telah dibantai.

Maka jika ada orang yang tidak mau peduli dengan peristiwa tragis saudara kita di Palestina, sehingga ia bukanlah seorang muslim.

“Barangsiapa yang tidak peduli urusan kaum Muslimin, Maka Dia bukan golonganku.” (Al-Hadits).

“Jangan mengaku muslim jika tidak peduli terhadap muslim lainnya,” ujar Tgk H Musa Abubakar dihadapan ratusan jamaah jumat masjid Babul Maghfirah.

Ia pun mengutip firman Allah, “Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 1)

“Perang Palestina melawan zionis dan upaya Bu para Mujahidin membebaskan Masjidil Aqsa merupakan masalah tauhid. Karena masjid Al Aqsa kiblat umat Islam dan tempat Rasulullah Saw melakukan mi’raj,” sambungnya.

Oleh karena itu kita sepatutnya mengucapkan terima kasih kepada rakyat Palestina yang telah berjuang berperang di jalan Allah (Berjihad) mempertahankan masjid Al Aqsa. Meskipun Allah SWT tidak meminta kita untuk mengkuatirkan keberadaan kiblat umat Islam tersebut.

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 190)” sebut Tgk H Musa Abubakar.

“Inilah yang dilakukan oleh para Mujahidin di Palestina, kita bisa lihat tidak ada seorang pun tawanan musuh yang terluka, pejuang Palestina tidak melampaui batas,” tambah Musa.

Berbeda dengan zionis Israel yang sangat biadab. Bahkan lebih biadab dari Firaun. Firaun yang kejam tapi ia tidak memerintahkan bunuh perempuan, tidak memerintah bunuh orang tua lansia.

Baca Juga: Abu Obeida: Pejuang Hamas Menghancurkan 135 Kendaraan Israel di Gaza Selama 72 Jam Terakhir

Namun zionis Israel bukan hanya membunuh anak-anak dan bayi juga perempuan dan orang lanjut usia, hewan, binatang dan apa saja yang ditemui dihabisinya. Bukankah ini lebih kejam dari Firaun?

Karena itu marilah kita berjihad dengan cara yang dapat kita lakukan. Paling sedikit adalah memboikot produk-produk yang mengalirkan uang kepada zionis yang kemudian digunakan untuk membunuh saudara-saudara kita di Palestina. Kita berhenti membeli dan menggunakannya.

Dalam pesan khutbatnya Tgk H Musa Abubakar juga menyebut jika tragedi Palestina telah mengajarkan beberapa hikmah, diantaranya adalah perintah berjihad. “Dengan berjihad akan membuat musuh kocar kacir,” ujarnya.***