Politik

Tanjong Seulamat Studi Banding Ke Gampong Ateuk Cut Belajar Praktik Baik Pengelolaan Sampah

88
×

Tanjong Seulamat Studi Banding Ke Gampong Ateuk Cut Belajar Praktik Baik Pengelolaan Sampah

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Rombongan studi banding Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar mengunjungi TPS Bina Usaha milik BUMG Gampong tersebut untuk belajar pengelolaan sampah, Rabu (20/12/2023).

Kedatangan delegasi studi banding Tanjong Seulamat yang dipimpin oleh Keuchik Salamun SH disambut dengan baik oleh Pemerintah Gampong Ateuk Cut, Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, dalam hal ini diwakili Ketua Tuha Peut Muslim dan jajaran, ikut serta Kapolsek Iptu. Safrizal, S.Sos dan petugas Bhabinkamtibmas.

Baca Juga: OJK Blokir 4000 Rekening Judi Online

Muslim dalam sambutannya pada pertemuan yang berlangsung rileks tersebut mengucapkan terima kasih kepada delegasi Tanjong Seulamat telah memilih Gampong Ateuk Cut sebagai tempat studi banding dalam rangka sama-sama saling belajar (sharing) mengenai cara efektif mengelola sampah.

Dalam penjelasan panjang lebar, Muslim mengatakan, “TPS Bina Usaha yang saat ini mengelola sampah atau limbah rumah tangga untuk mendapatkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan merupakan unit usaha BUMG Ateuk Cut yang diketuai oleh Maisal Jannah,”

Ia menjelaskan, saat ini pihak BUMG sudah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik tingkat antar desa se-Kecamatan Simpang Tiga yang difasilitasi oleh Camat maupun dengan kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Besar.

“Kita perlu membuat perjanjian kerjasama yang jelas dan konkrit dengan kabupaten seperti DLHK agar mendapatkan dukungan penuh dalam pengelolaan sampah ini. Terlebih di lokasi TPS Bina Usaha masih sebatas menerima transit sampah (Tempat Pembuangan Sementara/TPS) sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir,” ujar Muslim.

Kedepan dengan fasilitas pengolahan sampah yang telah tersedia, baik gedung maupun peralatan mesin yang sudah dibantu oleh pemerintah, pihaknya akan melakukan pengolahan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari limbah rumah tangga yang masuk ke TPS.

Pertemuan tersebut juga diisi dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab dari peserta untuk menggali pengetahuan atau pengalaman yang lebih dalam dari pengurus BUMG Bina Usaha Gampong Ateuk Cut yang dapat dijadikan sebagai contoh praktik baik yang dapat diterangkan di Tanjong Seulamat.

Sementara Keuchik Salamun SH memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Gampong Ateuk Cut yang telah memberikan kesempatan bagi delegasinya untuk belajar bagaimana cara efektif pengelolaan sampah atupun limbah rumah tangga sebagimana yang telah berhasil diterapkan selama ini.

“Semoga pertemuan ini bukan hanya kali ini saja namun dapat berkelanjutan di masa-masa yang akan datang untuk saling berbagi informasi dan pengalaman,” ucap Salamun yang didampingi Sekdes Miswar, M.Ag.

Sedangkan beberapa peserta pada sesi diskusi dan tanya jawab mengatakan agar dalam pengelolaan sampah perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya soal polusi udara yang mungkin muncul akibat aroma busuk sampah yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan warga.

Selain itu, kesehatan lingkungan juga harus dikedepankan agar sampah yang menumpuk di TPS tidak menjadi sarang lalat yang dapat menyerang pemukiman warga yang akhirnya dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Adapun Ketua TP-PKK Tanjong Seulamat Yusnidar, M. Pd menyarankan agar sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan produk-produk kerajinan tangan dengan usaha-usaha kreatif yang dapat dilatih sehingga memberikan pendapatan kepada masyarakat.

Baca Juga: Ketua DPRK Serahkan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim

Pada kesempatan itu peserta juga menyoroti mengenai tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dengan terlebih dahulu memisahkan antara sampah organik dan non-organik untuk memudahkan proses pengolahan lebih lanjut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Iptu. Safrizal, S.Sos bahwa pihaknya sangat peduli dengan masalah sampah. “Untuk itu kami gencar melakukan sosialisasi kepada warga door to door agar mereka mau membuang sampah pada tempatnya. Bahkan Polsek Kecamatan Simpang Tiga memiliki program Menukarkan Sampah dengan Sembako,”

Hadir dalam studi banding Keuchik Salamun, SH beserta Sekdes Miswar, M. Ag, Bendahara Mukhlis SH, Ketua Tuha Peut Tanjong Seulamat Syamsul Bahri Ys, MA beserta anggotanya, Imam Masjid Drs Tgk H M. Aji Adam, Tgk Murdani, Ketua BUMG/Posyantek Tanjong Seulamat Muslim SH beserta anggotanya, Ketua TP-PKK Yusnidar beserta anggota, Kepala Dusun, Ketua Pemuda/yang mewakili.

 

Selain itu ikut mendampingi Agus Salim, Juanita, Susylawati, Mardiana, dan Iqbal Pendamping Desa Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.***