Seribuan Warga Terima THR dari Gubernur Aceh di Meuligoe
PIKIRANACEH.COM | BERITA – Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada masyarakat di Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (20/3/2026) siang.
Pembagian bantuan tersebut dilakukan usai pelaksanaan salat Jumat dan diikuti oleh sekitar seribuan warga yang telah memadati lokasi sejak pagi hari. Warga yang datang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sejak pagi, masyarakat terlihat mulai berdatangan ke kompleks Meuligoe dan menunggu di halaman belakang. Jumlah warga terus meningkat hingga selepas salat Jumat.
Petugas kemudian mengatur jalannya pembagian dengan tertib. Barisan perempuan dan anak-anak ditempatkan di bagian depan, sementara laki-laki berada di barisan belakang untuk menghindari kerumunan.
Dalam kegiatan tersebut, Mualem tidak menyerahkan THR secara langsung. Ia menugaskan timnya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang hadir.
Setiap warga dewasa menerima bantuan sebesar Rp100.000, sedangkan anak-anak mendapatkan Rp50.000. Setelah menerima bantuan, warga diarahkan untuk segera keluar dari area kompleks guna menghindari penumpukan massa.
Proses pembagian berlangsung relatif singkat, yakni sekitar satu jam.
Salah seorang warga, Muslim, mengaku telah datang sejak pagi demi mendapatkan bantuan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih kepada Mualem dan timnya. Ini pertama kali saya dapat, tahun sebelumnya belum pernah,” ujarnya.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa, menilai bantuan tersebut sangat membantu menjelang hari raya.
Pembagian THR ini disambut antusias oleh masyarakat dan berjalan dengan tertib hingga selesai.




![Sekda Aceh M Nasir SIP MPA menyampaikan bahwa percepatan evakuasi warga terdampak menjadi prioritas. Di Kabupaten Pidie, seluruh warga telah dievakuasi, sementara di Pidie Jaya sekitar 95 persen proses evakuasi telah selesai. Basarnas, TNI-Polri, dan relawan juga dikerahkan ke Aceh Utara untuk mempercepat evakuasi serta membuka jalur baru. Di Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang, operasi evakuasi dan penyaluran bantuan dilakukan paralel. Sementara untuk wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah yang masih terisolasi akibat longsor, distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara. “Tim Basarnas akan menyertai setiap penerbangan pengangkut logistik. Harapannya dalam dua hari semua titik yang terisolasi dapat dijangkau,” kata Nasir. Ia menambahkan bahwa setelah Bener Meriah terbuka, akses ke Aceh Tengah akan ikut terbantu.[]](https://pikiranaceh.com/wp-content/uploads/2025/12/whatsapp_image_2025-11-30_at_1954301-350x220.jpeg)





![Sekda Aceh M Nasir SIP MPA menyampaikan bahwa percepatan evakuasi warga terdampak menjadi prioritas. Di Kabupaten Pidie, seluruh warga telah dievakuasi, sementara di Pidie Jaya sekitar 95 persen proses evakuasi telah selesai. Basarnas, TNI-Polri, dan relawan juga dikerahkan ke Aceh Utara untuk mempercepat evakuasi serta membuka jalur baru. Di Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang, operasi evakuasi dan penyaluran bantuan dilakukan paralel. Sementara untuk wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah yang masih terisolasi akibat longsor, distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara. “Tim Basarnas akan menyertai setiap penerbangan pengangkut logistik. Harapannya dalam dua hari semua titik yang terisolasi dapat dijangkau,” kata Nasir. Ia menambahkan bahwa setelah Bener Meriah terbuka, akses ke Aceh Tengah akan ikut terbantu.[]](https://pikiranaceh.com/wp-content/uploads/2025/12/whatsapp_image_2025-11-30_at_1954301-180x130.jpeg)

