PIKIRANACEH.COM | BIREUEN – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Al-Insaf, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Jumat (6/11/2026).
Bertindak sebagai khatib, Kapolsek Kota Juang, Iptu Faisal Riza, SH., MH., menyampaikan khutbah bertema “Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara serta Membebaskan Masyarakat dari Bahaya Narkotika” di hadapan seratusan jamaah yang merupakan warga binaan Lapas Bireuen.
Dalam khutbahnya, Iptu Faisal mengajak umat Islam memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap masa depan bangsa. Ia menegaskan bahwa persatuan merupakan amanah agama yang harus dirawat dengan saling menghormati serta menjauhi fitnah, kebencian, provokasi, dan permusuhan.
Selain itu, jamaah diingatkan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak akal, keharmonisan keluarga, moral, keamanan masyarakat, hingga masa depan generasi muda.
Mengutip pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Ma’idah ayat 90–91, khatib mengajak umat Islam menjauhi segala bentuk zat memabukkan dan perbuatan yang merusak akal.
Ia juga mengajak keluarga, tokoh agama, pendidik, masyarakat, dan aparat penegak hukum bersinergi mencegah peredaran narkotika, menyelamatkan generasi muda, serta memberikan dukungan pemulihan kepada korban penyalahgunaan narkotika tanpa stigma.
Shalat Jumat tersebut dipimpin oleh Tgk. Armia, selaku imam sekaligus Imum Syik Masjid Al-Insaf Lapas Kelas IIB Bireuen.
Usai pelaksanaan Shalat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi di lingkungan Lapas. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kota Juang didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto, A.Md.IP., S.AP., menyampaikan bahwa kegiatan dakwah dan ibadah bersama tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat.
Kapolsek menjelaskan, selain mendukung program 100 hari Kapolri di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional melalui pendekatan keagamaan.
Ia mengaku terkesan melihat kedisiplinan seratusan warga binaan dalam mengikuti rangkaian ibadah Shalat Jumat dengan tertib dan khusyuk.
Turut hadir pada Jum’at bersama di LP kelas II Bireuen tersebut personel Polsek Kota Juang serta perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Juang, Tgk. Thaibul, S.HI.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis, pembinaan rohani, dan kepedulian sosial.
Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Persatuan harus dijaga, narkotika harus diperangi, dan warga binaan tetap memiliki harapan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat yang baik, bermartabat, dan bermanfaat bagi bangsa.(Red)











