Pikiraceh.com | Olahraga– Manchester United mengalami paceklik gol hampir sepanjang pertandingan saat kontra Brenford di Old Trafford, Sabtu (7/10/2023). Bukannya memecah kebuntuan, setan merah malah kebobolan terlebih dahulu. McTominay masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi pahlawan kemenangan bagi Manchester United.
Tampil didepan pendukungnya sendiri di Old Trafford, tidak membuat Squad Erik Ten Hag tampil mengesankan. Bukannya memberi tekanan pada sang tamu, Setan Merah malah tertekan setelah Brentford mencuri gol pada menit ke-26. Pemain Brenford, Mathias Jensen, membuat seisi publik Old Trafford terdiam setelah golnya memanfaatkan umpan terukur dari Yoanne Wissa menit ke-26 mengoyak gawang Andre Onana.
Baca Juga: Manchester United Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ada Apa Dengan Ten Hag?
Brentford hampir dipastikan akan membawa tiga poin dari lawatannya ke Old Trafford. Walaupun Manchester United bermain lebih menekan pada babak kedua, namun belum ada gol balasan dari tuan rumah.
Setelah Ten Hag melakukan pergantian beberapa pemain tengah dan sayap, come back sensasional pun terjadi pada extra-time . McTominay masuk menggantikan Sofyan Amrabat pada menit 87. Jebolan academi Manchester united tersebut tidak butuh waktu lama untuk membuktikan diri sebagai gelandang kelas dunia. Gelandang bertahan asal Skotlandia itu hanya butuh 8 menit mencetak brace dan membalikkan keadaan menjadi 2-1. McTominay menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang Brentford masing-masing pada menit 93 dan 97. McTominay bisa saja mencetak hattrick jika Martial tidak berada di posisi off side pada menit 90. Ini menjadi salah satu came back sensasional United sepanjang sejarah.
McTominay “ini menjadi salah satu pertandingan terbaik saya sepanjang karir sepakbola profesional”
Baca Juga: Ten Hag Menyia-nyiakan Top skor Kualifikasi Piala Eropa 2024
Di mata Schmeichel, Erik Ten Hag berhutang budi pada Scott McTominay. Ia menilai sang manajer bisa saja dipecat andai MU kalah melawan The Bees.
“Jika mereka kalah di pertandingan tadi, ada kemungkinan klub bisa mengambil keputusan yang keras. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di sepak bola,” sambung Schmeichel.
“Saya sudah sering melihat seorang manajer dipecat setelah membawa timnya memasuki periode yang buruk. Namun saat ini situasinya sudah lebih tenang, dan setelah jeda internasional nanti situasi United akan semakin membaik karena beberapa pemain mereka yang cedera sudah pulih,” imbuhnya.
Bukan tidak punya alasan kiper legenda Manchester United mengutarakan pendapatnya demikian karena Ten Hag telah mencatatkan rekor terburuk klub musim ini dengan 6 kekalahan dari 11 laga yang dimainkan united pada semua kompetisi. Rekor terburuk juga pernah terjadi sebelum Pelatih legenda, Sir Alex Ferguson, bergabung dengan Manchester United.






