Politik

Ini Nama-nama 40 Nelayan Aceh Ditangkap Otoritas Thailand dan Nama Kapalnya

79
×

Ini Nama-nama 40 Nelayan Aceh Ditangkap Otoritas Thailand dan Nama Kapalnya

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Sebanyak 3 kapal nelayan asal Aceh Timur, kembali ditangkap otoritas kerajaan Thailand. Sebanyak 40 Anak Buah Kapal (ABK) ikut ditahan dalam penangkapan tersebut.

Kapal nelayan Asal Aceh timir ditangkap otoritas Thailand karena memasuki wilayah teritorial laut negara tersebut.

 

Informasi dihimpun media ini, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi mengungkapkan nama 40 nelayan yang ditangkap otoritas Thailand kini telah dikantongi.

“Adapun nama-nama kapten kapal yang tertangkap di otoritas Thailand adalah Antoni merupakan kapten KM Kambiastar, Sabirin, kapten KM Ikhlas Baru, dan Lukman, kapten KM Rahmat Jaya,” kata Kepala UPTD PPN Idi Ermansyah, pada Rabu 11 Oktober 2023.

 

Sedangkan, anak buah kapal (ABK) yakni KM Ikhlas Baru yaitu Mikasattavia, Wandi, Muhammad Amin, Muzakir, Khalik, Agushalim, Ridwan, Iskandar, Muhammad Khaidir, Syawal, Mukhlis, Zulkifli, Mali, Maulidan, dan Khairulailam.

Kemudian, ABK KM Rahmat Jaya yaitu Lukman, Abdullah, M Nasir, Zulfikar, Marzuki, M Syahril, Jafarudin, Barmawi, Tajul Firdaus, Muhajjir, Saifullah, dan Muzami.

 

Lalu, KM Kambiastar yang terdiri ABK atas nama M Zaini, Basri, Ardiansyah, Tarmizi, Rahmad, Zulfikar, Fahrozi, Sahmun Amni, Jafarudin, Zulkarnaini dan Rahmat.

“Petugas KBRI telah menginformasikan bahwa mereka ditangkap karena secara bersama-sama melakukan penangkapan komersial tanpa izin penangkapan. Dan mereka akan dibawa ke kantor Penyidik Sornchon Divis,” kata Ermansyah.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Timur Cut Ida Mariya berharap pihak Kementerian Luar Negeri bisa memulangkan para nelayan tersebut.

“Harapan kita, Kemenlu bisa memulangkan para nelayan dengan selamat. Dan bagi nelayan di sini, kami sangat berharap untuk tidak lagi melewati batas teritorial wilayah laut Indonesia saat melakukan penangkapan ikan,” kata Cut Ida Mariya. ***