PIKIRANACEH.COM – Pasangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) 2024 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dikabarkan batal mengunjungi Aceh.
Sebelumnya Anies-Cak Imin dijadwalkan akan mengunjungi Provinsi Aceh pada 15 Oktober 2023.
Namun pasangan Anies-Cak Imin menunda sementara kunjungannya ke Aceh pada Minggu 15 Oktober 2023.
Pasalnya pasangan Capres Anies-Cak Imin harus mempersiapkan diri untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 19 Oktober 2023 mendatang.
“Kami dapat informasi bahwa calon presiden harus stay di Jakarta persiapan pendaftaran berupa tes kesehatan,” kata Ketua Umum Agam Inong Aceh (AIA) Ibnu Hajar, pada Kamis, 12 Oktober 2023.
Ibnu mengatakan atas nama pihaknya atas nama penyelenggara memohon maaf kepada seluruh ulama dan masyarakat Aceh terkait penundaan acara zikir akbar
dan pesijuek (tradisi adat Aceh) pasangan bakal Capres dan bakal Cawapres dari Partai NasDem, PKS, PKB dan Partai Ummat itu.
“Ini hanya tertunda soal waktu saja, dan kami sangat sepakat agar pasangan ini lebih fokus kepada persiapan pendaftarannya. Sebab jadwal ke KPU tidak bergeser lagi,” ujarnya.
Usai pendaftaran di KPU, lanjut Ibnu, Anies-Cak Imin tetap dijadwalkan akan menyapa masyarakat Aceh.
“Insha Allah, setelah selesai pendaftaran acara ini tetap akan dilaksanakan. Dan pun untuk maulid ini yang merupakan bagian dari adat istiadat di Aceh masih bisa dilaksanakan dua atau tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, Anies-Cak Imin bakal menyapa warga Provinsi Aceh, saat menghadiri acara zikir akbar dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banda Aceh.
Ketua Umum DPP-AIA bnu Hajar mengatakan selama berada di Tanah Rencong, Anies-Cak Imin akan mengikuti zikir akbar di Masjid Raya Baiturrahman dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek Makam Syiah Kuala.
“Kita mau Anies dan Cak Imin mengambil keberkahan di Aceh. Maulid serta mengambil berkah dipeusiejuk (tradisi adat Aceh) untuk menuju pendaftaran (Calon Presiden/Wakil Presiden),” kata Ibnu Hajar. ***
