Politik

Ini 7 Negara yang Kirim Senjata ke Pejuang Hamas

55
×

Ini 7 Negara yang Kirim Senjata ke Pejuang Hamas

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Pejuang Hamas Palestina melancarkan serangan mendadak dan mematikan ke Israel pada Sabtu 7 Oktober2023 lalu.

Pejuang Hamas menyusup ke wilayah Israel melalui darat, air dan udara kemudian melancarkan serangan.

Dalam serangan tersebut Hamas juga menembakkan setidaknya 5.000 roket ke wilayah Israel.

 

Merespon serangan tersebut Israel menyatakan perang dengan Hamas.

Israel pun melakukan serangan balasan dengan mengirim lusinan jet tempur untuk membombardir Jalur Gaza.

Darimana pejuang Hamas mendapatkan persenjataannya?

 

Berikut 7 negara pendukung utama Hamas dan kerap mengirimkan senjata kepada Pejuang Hamas Palestina

1. Iran

Melansir Live Mint, meskipun Iran telah menolak tuduhan keterlibatannya dalam membantu Hamas mengatur serangan terhadap Israel, namun pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, memuji apa yang disebutnya sebagai kekalahan militer dan intelijen Israel yang “tidak dapat diperbaiki”.

 

Dalam pidato pertamanya di televisi sejak serangan itu, Khamenei mengatakan, kami mencium tangan mereka yang merencanakan serangan terhadap rezim Zionis.” Menanggapi serangan terhadap Israel, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa negaranya “mendukung pertahanan sah bangsa Palestina.

2. Afganistan

Mengeluarkan pernyataan, Kementerian Luar Negeri Afganistan mengatakan, Imarah Islam Afganistan menegaskan dukungannya dan pembentukan negara Palestina merdeka di tanah bersejarahnya, yang merupakan hak sah, historis dan sah rakyat Palestina.

 

3. Arab Saudi

Arab Saudi menyerukan penghentian segera eskalasi antara kedua belah pihak, perlindungan warga sipil, dan pengendalian diri. Dalam pernyataannya, mereka juga mengingat kembali peringatannya yang berulang-ulang tentang bahaya ledakan situasi sebagai akibat dari pendudukan yang terus berlanjut, perampasan hak-hak sah rakyat Palestina dan pengulangan provokasi sistematis terhadap kesuciannya.

4. Yaman

Pemimpin Houthi Yaman Abdel-Malek al-Houthi mengatakan bahwa jika AS melakukan intervensi langsung dalam konflik Gaza, kelompok tersebut akan merespons dengan menembakkan drone dan rudal, serta mengambil opsi militer lainnya.

 

“Ada garis merah jika menyangkut Gaza,” katanya, seraya menambahkan bahwa Houthi siap berkoordinasi dengan kelompok lain dan melakukan intervensi.

5. Qatar

Qatar dalam pernyataannya menyatakan Israel bertanggung jawab penuh atas eskalasi yang sedang berlangsung akibat pelanggaran hak-hak rakyat Palestina yang terus berlanjut, yang terbaru adalah serangan berulang kali ke Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi Israel.

 

5. Lebanon

Kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, yang merupakan musuh bebuyutan Israel, mengatakan bahwa mereka melakukan “kontak langsung dengan para pemimpin perlawanan Palestina” dan menggambarkan peristiwa tersebut sebagai

“tanggapan yang menentukan terhadap berlanjutnya pendudukan Israel dan sebuah pesan kepada mereka yang berupaya melakukan normalisasi. dengan Israel”.

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan Hizbullah Lebanon “akan bergabung dalam pertempuran jika Gaza menjadi sasaran perang pemusnahan.”

 

7. Irak

Kelompok bersenjata Irak yang bersekutu dengan Iran mengancam akan menargetkan kepentingan AS dengan rudal dan drone jika Washington melakukan intervensi untuk mendukung Israel dalam konfliknya dengan Hamas di Gaza.

Organisasi Badr terdiri dari sebagian besar Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak, organisasi paramiliter negara yang berisi banyak faksi yang didukung Iran. PMF telah menyuarakan “dukungan tegas” bagi faksi-faksi Palestina yang memerangi Israel. ***