GeRAK Aceh Adakan FGD, Rumuskan Masukan Terkait Pembangunan Aceh Pasca Bencana
PIKIRANACEH.COM | Banda Aceh Gerakan – Anti Korupsi (GeRAK) Aceh melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pemangku kepentingan (Pemerintah Aceh dan Kabupaten) tentang masukan kompenen sipil terkait pembangunan Aceh pasca bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di Dkupi Aceh, Keudah, Sabtu (2/5/2026).
Program Officer GeRAK Aceh, Destika Gilang Lestari menyebutkan bahwa pertemuan hari ini difokuskan pada penyempurnaan draf akhir dokumen tersebut sebelum dibawa ke tahap advokasi bersama dengan para pemangku kepentingan.
“Pertemuan hari ini adalah untuk memfinalisasi draft policy brief. Setelah draft ini benar-benar final, langkah selanjutnya adalah melakukan advokasi bersama,” ujar Gilang.
Menurutnya, dokumen tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi Aceh dalam proses pemulihan bencana, sekaligus mendorong langkah preventif agar risiko bencana dapat diminimalkan.
“Kalau draft ini sudah final, nanti akan bertemu dengan pihak Pemerintah Provinsi, khususnya Bappeda, untuk menyampaikan hasil dan rekomendasi yang telah disusun,” lanjutnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian upaya kolaboratif antara berbagai pihak dalam mendorong kebijakan yang lebih responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat di daerah rawan bencana seperti Aceh.
