Politik

Bus PMTOH Tabrak Petugas SPBU di Ogan Hilir hingga Meninggal

116
×

Bus PMTOH Tabrak Petugas SPBU di Ogan Hilir hingga Meninggal

Share this article

PIKIRAN-ACEH.COM – Bus PMTOH BL 7739 A menabrak seorang petugas SPBU di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, hingga meninggal dunia.

Sopir mengaku tak sadar telah menabrak petugas SPBU dan menyebut tidak melihat ada orang di depannya.

Petugas SPBU itu bernama Rian ini akhirnya meninggal akibat tubuhnya ditabrak bus tersebut pada, Jumat (5/5/2023) pukul 15:00 WIB.

Nasir (58) sang  sopir bus mengaku tak sadar dirinya telah menabrak Rian hingga tewas.

Tubuh Rian sendiri sempat terseret hingga dua meter.

Nasir baru sadar dirinya telah menabrak seseorang setelah kaca bus sebelah supir dipecah oleh warga.

Korban yang saat itu sedang duduk di besi pembatas nozzle SPBU dilindas oleh bus yang dikemudikan oleh pelaku.

Seusai kejadian Nasir mengaku tidak melihat korban yang sedang duduk.

Nasir mengatakan, pandangannya gelap karena merasa kelelahan sehingga pikirannya kosong.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Aceh Sebut Tuduhan Pelecahan Napi Perempuan tidak Terbukti

Sebelum menabrak korban, pelaku mengaku sempat menghentikan laju kendaraan selama beberapa detik.

Hal tersebut sesuai dengan rekaman CCTV di mana kendaraan bus berhenti dekat nozzle solar karena ingin mengisi bahan bakar.

Namun karena solar habis, bus lalu melaju condong ke kanan dan menabrak korban yang sedang menjaga nozzle Pertamax.

“Saya tidak lihat, pandangan kosong. Saya tidak sadar tabrak orang,” ungkap pelaku.

Pelaku baru mengetahui ada orang yang tertabrak kendaraan yang dikemudikannya, setelah diberi tahu warga dan pengendara di SPBU.

Kendaraan lalu diminta mundur dan menepi dan kaca bus sempat dilempar hingga pecah oleh warga yang emosi.

Pelaku juga sempat akan dihakimi warga, namun diselamatkan petugas kepolisian yang datang ke TKP.

Pelaku mengaku mengemudikan bus rute Aceh-Bandung tersebut menggantikan rekannya saat tiba Betung, Banyuasin, beberapa jam sebelum terjadi kecelakaan.

“Kemarin-kemarin saya bawa mobil juga, sudah istirahat tapi masih lelah,” kata pelaku.

Baca Juga: Sepele! Ini Motif David Yulianto Todong Pistol di Tol Tomang

Sementara menurut keterangan polisi, 34 penumpang bus telah melanjutkan perjalanan dengan dipindahkan ke bus lain.

Kapolres  Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kanit Gakkum Satlantas Ipda Iwanto Putra mengatakan, tindak lanjut perkara kecelakaan ini ditangani Polsek Indralaya.

“Setelah olah TKP, menginterogasi sopir, pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pimpinan, bahwa kejadian tersebut loksinya tidak di jalan raya. Itu di dalam area SPBU,” kata Iwanto.

Dijelaskannya, menurut Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), kategori lakalantas terjadi di jalan raya, bukan area khusus seperti SPBU.

“Maka hasil koordinasi dengan pimpinan, pelaku diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Indralaya,” terang Iwanto.

Tangkapan layar CCTV saat bus menabrak petugas SPBU hingga tewas di Indralaya, Jumat (5/5/2023) petang.

Meninggalnya Rian (20 tahun),  petugas SPBU di Indralaya,  Ogan Ilir, Sumsel, mengejutkan rekan kerja.

Rian  meninggal dunia ditabrak bus saat bekerja pada Jumat (5/5/2023) sekitar pukul 15.00.

Agus, rekan korban sesama  petugas SPBU menganal Rian sebagai sosok yang baik, pendiam dan juga jujur. ***