Politik

Negara Israel Dipastikan Bangkrut, Ini Penyebabnya

63
×

Negara Israel Dipastikan Bangkrut, Ini Penyebabnya

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Meskipun negara israel memiliki sistem pertahanan atauperalatan perang paling canggih di dunia.

Namun negara Israel dipastikan bakal segera mengalami kebangkrutan yang disebabkan oleh sistem pertahanan militer canggih yang mereka miliki.

Dikutip dari berbagai sumber, sistem pertahanan militer yang dimiliki Israel itu ternyata memiliki kelemahan yang bisa dijadikan sebagai kunci untuk menerobos masuk ke dalam negara zionis tersebut.

Sebagaimana sudah diketahui oleh seluruh negara di dunia bahwa Israel memiliki sistem pertahanan tercanggih.

Sistem pertahanan militer yang canggih dan dimiliki oleh Israel dikenal dengan Iron Dome atau kubah besi.

Hingga saat ini, Iron Dome si kubah besi adalah sistem pertahanan tercanggih dan termahal.

Iron Dome diakui memiliki kemampuan yang terbukti ampuh dalam menjatuhkan ribuan roket.

Salah satu contohnya adalah saat Israel menembak jatuh ribuan roket milik Hamas di Jalur Gaza.

Dengan menggunakan Iron Dome, Israel dinilai sudah kebal terhadap hujan roket yang terbang menuju wilayah mereka.

Namun demikian, performa dari sistem pertahanan yang dimiliki oleh Israel nampaknya sudah mulai menurun. 

Hal itu terlihat jelas usai beberapa roket milik Hamas, Lebanon, dan Suriah yang gagal dihancurkan Iron Dome milik Israel.

Beberapa roket yang diterbangkan itu berhasil mencapai target dan masuk ke wilayah negara zionis Israel.

Jika kita melihat pada sistem kerja yang dilakukan Iron Dome. Maka sistem akan bekerja dalam mendeteksi kedatangan rudal musuh.

Apabila kubah besi itu mendeteksi adanya pergerakan dari musih, maka kecepatan rudal dan prediksi titik jatuhnya pun akan terdeteksi.

Dalam hal ini, ketika rudal musuh terdeteksi. Maka pusat kendali akan menghitung intersefnya.

Sistem akan memerintahkan penghancuran, sebelum roket musuh mencapai sasaran ketika rudal sudah memasuki area jarak tembak.

Sementara itu, menurunnya performa Iron Dome ini akan berdampak pada kekuatan militer Israel yang sejak dulu ditakuti negara tetangga.

Sistem pertahanan yang menurun akan menyebabkan negara zionis ini bangkrut.

Hal ini disebabkan mahalnya harga Iron Dome. Untuk per 1 unitnya saja, Rudal Tamir (komponen Iron Dome) bisa dibanderol dengan harga sekitar 50 ribu dollar Amerika Serikat, atau setara dengan Rp733 juta.

Bagi yang belum tahu, rudal Tamir itu adalah pencegat peluru kendali yang memiliki sebuah misi.

Adapun misi dari rudal Tamir yakni memastikan misil, yang dilengkapi dengan sensor dan sirip itu bisa bertabrakan dengan roket musuh.

Sementara itu, jumlah Iron Dome yang dimiliki Israel pun masih terbatas yaitu sebanyak 10 unit saja.

Tapi jika Israel memaksakan untuk kembali membeli kubah besi untuk memperkuat pertahanan militernya. Maka negara zionis itu harus memastikan bahwa mereka memiliki cukup uang untuk membelinya.

Apabila memaksakan diri dengan membeli Iron Dome, padahal keuangannya sedang berada di ujung tombak.

Maka sistem pertahanan yang seharusnya memperkuat itu malah berballik arah menjadi boomerang.

Yang mana dalam hal ini, Israel sewaktu-waktu bisa saja dipastikan bangkrut karena memaksakan diri membeli Iron Dome.

Jika Israel ingin menang dalam pertahanan militer, maka jumlah Iron Dome yang dibutuhkan harusnya lebih banyak.

Untuk mencegat 1 rudal atau roket musuh yang masuk ke wilayah teritorialnya, Israel setidaknya harus mampu meluncurkan dua rudal Tamir yang harganya sangatlah mahal.

Jumlah tersebut dilakukan supaya bisa memastikan rudal musuh tidak masuk atau lolos dan menghantam wilayah mereka.

Namun negara zionis ini seharusnya paham bahwa Iron Dome tidak mampu mencegat roket musuh yang ditembak dengan jarak yang jauh dari area penembakan.

Tak hanya itu saja, waktu terbang rudal Tamir sebagai komponen kubah besi itu juga memiliki jangka waktu tertentu.

Dalam hal ini waktu terbangnya sangatlah pendek jika ingin mencegat roket musuh yang menyerang. (*)