Politik

Ini 7 Pahlawan Nasional yang Berasal Dari Aceh

85
×

Ini 7 Pahlawan Nasional yang Berasal Dari Aceh

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Pahlawan Nasional merupakan gelar yang di anugerahi oleh negara kepada seseorang yang berjuang melawan penjajahan.

 

Gelar tersebut bisa didapatkan dengan tindakan yang dianggap heroik yang didefinisikan sebagai perbuatan nyata yang dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya atau berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara.

 

Berikut ulasan singkat pahlawan nasional yang berasal dari provinsi Aceh.

 

1. Cut Nyak Dhien Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848 – Sumedang, Jawa Barat, 6 November 1908 dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. 

 

2. Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman (Tiro, Pidie, 1 Januari 1836 – Aneuk Galong, Aceh Besar, 31 Januari 1891) adalah seorang pahlawan nasional dari Pidie.

 

Teungku Muhammad Saman adalah putra dari Teungku Syekh Ubaidillah. Sedangkan ibunya bernama Siti Aisyah, putri Teungku Syekh Abdussalam Muda Tiro. Ia lahir pada 1 Januari 1836, bertepatan dengan 1251 Hijriah di Dayah Jrueng kenegerian Cumbok Lam Lo, Tiro, daerah Pidie, Aceh. Ia dibesarkan dalam lingkungan agama yang ketat.

 

 

3. Sultan Iskandar Muda Lahir di Bandar Aceh Darussalam, Kesultanan Aceh, 1590 atau 1593 wafat di Bandar Aceh Darussalam, Kesultanan Aceh, 27 Desember 1636 merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607

 

 

4. Tjoet Nyak Meutia (15 Februari 1870 – 24 Oktober 1910) adalah pahlawan nasional Indonesia dari daerah Aceh. Ia dimakamkan di Alue Kurieng, Aceh. Ia menjadi pahlawan nasional Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107/1964 pada tahun 1964.

 

5. Mr. Teuku Mohammad Hasan atau juga ditulis Teuku Muhammad Hasan (4 April 1906 – 21 September 1997) adalah Gubernur Provinsi Sumatra pertama setelah Indonesia merdeka dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1948 hingga tahun 1949 dalam Kabinet Darurat. Selain itu ia adalah seorang pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional Indonesia.

 

 

6. Teuku Nyak Arif adalah Pahlawan Nasional Indonesia. Ia juga merupakan Residen/gubernur Aceh yang pertama periode 1945–1946. Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, saat Volksraad (parlemen) dibentuk, Teuku Nyak Arif terpilih sebagai wakil pertama dari Aceh.

 

7.Teuku Umar (Meulaboh, 1854 – Meulaboh, 11 Februari 1899) seorang pahlawan asal Aceh yang berjuang dengan cara berpura-pura bekerja sama dengan Belanda dan terkenal akan strategi perang gerilyanya. Ia melawan Belanda ketika telah mengumpulkan senjata dan uang yang cukup banyak.