Politik

Bukan Bocah Ngelem, Pelaku Pencurian Ban di Lhokseumawe Belum Ditemukan

64
×

Bukan Bocah Ngelem, Pelaku Pencurian Ban di Lhokseumawe Belum Ditemukan

Share this article

 

PIKIRANACEH.COM | DAERAH – Setelah viral dan beredar liar informasi Pencurian ban di Lhokseumawe yang disangkakan kepada bocah ngelem di Lhokseumawe ternyata bukan mereka pelakunya.

Baca Juga: Bocah Candu Lem Diduga Aktor Utama Pencurian Ban Mobil di Lhokseumawe

Setelah ditelusuri Pikiranaceh.com pelaku pencurian ban di Lhokseumawe masih misterius dan belum ditemukan hingga saat ini. Jumat 8 September 2023

Pada pemberitaan sebelumnya disebut bocah candu lem sebagai aktor utama, setelah dikonfirmasi kepada pihak terkait Para bocah tersebut tidak ada sangkut paut dengan pencurian ban yang viral, melainkan mereka ditangkap karena persoalan narkoba.

Baca Juga: Bocah Candu Lem Diduga Aktor Utama Pencurian Ban Mobil di Lhokseumawe

Warga Kota Lhokseumawe diimbau untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan mereka, setelah terjadi kasus pencurian ban mobil Toyota Agya.

Kejadian ini terjadi di depan SMAN 1 Lhokseumawe, di Jalan Darussalam, Kampung Jawa Lama, Banda Sakti, Lhokseumawe.

Baca Juga: UAS Dukung Penuh Fadhil Rahmi Jadi Cawagub Aceh, Akan Turun Gunung

Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe telah mengambil tindakan penyelidikan di lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini.

Kasi Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi, mengungkapkan bahwa pemilik mobil tersebut adalah Sofyan (45), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Desa Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Pemilik mobil baru mengetahui insiden tersebut pada Rabu (6/9/2023) pagi sekitar pukul 08.00 WIB ketika ia keluar dari rumahnya.

Baca Juga: Misteri Hasil Otopsi Masykur Tanda Tanya?

Sofyan kaget saat menemukan bahwa keempat ban mobil Toyota Agya miliknya telah hilang, dan pelaku mencoba mengganjal tromolnya menggunakan batako, sehingga mobil tidak dapat digunakan.

Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian ini untuk mengungkap identitas dan membawa mereka ke jalur hukum yang sesuai.

Warga Lhokseumawe diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan mereka demi menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap tindakan kriminal di wilayah mereka.

Salman mengimbau kepada masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat secara sembarangan, apalagi di tempat yang sepi.

“Parkirlah kendaraan bermotor di tempat yang aman serta mudah diawasi untuk mencegah terjadinya pencurian,” imbau dia.

“Kepada masyarakat juga kita minta supaya melaporkan ke Pos Polisi terdekat jika melihat hal yang mencurigakan,” pungkasnya.(*)