PIKIRANACEH.COM – Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB-USK) melaksanakan kegiatan workshop Penulisan Tesis dengan tema “Peningkatan Penulisan Tesis dalam Novelty, Model, dan Metode yang Tepat” di ruang diklat Gedung Ekonomi Pembangunan, Sabtu (9/9/2023).
Workshop yang diikuti oleh lima puluhan peserta dari kalangan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi kelas Kerjasama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, kelas Kerjasama Bappenas, dan mahasiswa kelas reguler, serta para dosen tersebut dibuka oleh Wakil Dekan III FEB USK, Dr Abd. Jamal, SE MSi.
Baca Juga: Profesor Asal Malaysia Jadi Pembicara Pada International Workshop Prodi Doktor Ilmu Ekonomi USK
“Kegiatan ini sangat penting untuk kita laksanakan, karena selama ini banyak ya kita melihat mahasiswa yang menulis skripsi, tesis, dan disertasi masih sangat normatif. Dimana ketika ingin merumuskan suatu masalah, masih belum bisa menyelesaikan masalah dan juga belum ada novelty di dalamnya. Novelty tidak harus selalu merumuskan teori baru, namun bisa novelty dalam hal metodologi, bisa variabelnya, dan lain sebagainya,” kata Abd Jamal.
Ia juga mengatakan, “saya berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa menjadi kesempatan baik bagi seluruh peserta untuk dapat mengambil ilmu dari Prof. Sirojuzilam yang sangat luar biasa pada hari ini. Mudah-mudahan semua peserta yang berhadir pada hari ini dapat menghasilkan penelitian ataupun tesis yang berkualitas dengan novelty yang greget,”
Koordinatorat Magister Ilmu Ekonomi menghadirkan Prof. Dr. lic. rer. reg. Sirojuzilam Hasyim, SE yang merupakan guru besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai pemateri.
Dalam pemaparannya, Prof Sirojuzilam menguraikan bahwa secara prinsipil, apapun jenis penelitiannya baik itu pure research maupun applied research, tujuannya hanyalah satu, yaitu untuk menyelesaikan suatu permasalahan (problem solving).
“Maka semakin rumit dan kompleks permasalahan yang dihadapi, semakin banyak metode yang perlu dicoba untuk mendapatkan solusinya. Karena dalam sebuah penelitian, sangat penting untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan penelitian tersebut,” tuturnya.
Prof Sirojuzilam juga menjelaskan bahwa dalam menemukan novelty dalam sebuah penelitian dapat diawali dengan melihat celah (gap) dari penelitian sebelumnya, yaitu bisa dari theoretical gap, conceptual gap, empirical gap, methodological gap, ataupun practical gap.
Saat gap penelitian sebelumnya ditemukan, maka kita dapat mengisi celah tersebut dengan menghasilkan metode baru, maupun strategi dan policy baru yang belum ditemukan oleh peneliti sebelumnya.
Pada akhir sesi beliau juga membagikan tips bagaimana menghasilkan riset yang baik itu haruslah objektif atau akurat, selesai tepat waktu, hasil temuannya relevan dengan permasalahan yang dihadapi, efisien, serta applicable dan bermanfaat kepada Masyarakat.
Prof Sirojuzilam mengaku sangat senang hadir langsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala untuk memberikan materi pada kegiatan workshop hari ini.
Kegiatan workshop ilmiah ini kemudian diakhiri dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada Prof. Dr. lic. rer. reg. Sirojuzilam Hasyim, SE oleh Koordinator Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Dr. Suriani, SE., M.Si.***
