PIKIRANACEH.COM – Mantan Panglima GAM yang juga Ketua Umum Partai Aceh (PA) dan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem meminta rakyat Aceh dapat mengulurkan tangan terhadap musibah banjir bandang yang melanda Libya pada Senin 10 September 2023.
“Kita sampaikan duka mendalam kepada rakyat Libya. Khususnya kepada penduduk Kota Derna, Libya Timur, yang saat ini sedang dilanda musibah banjir bandang,” kata Mualem pada Kamis 14 September 2023.
Seperti diketahui, Libya Timur dilanda banjir bandang sejak beberapa hari lalu. Jumlah korban jiwa akibat banjir dahsyat
yang menerjang Kota Derna itu kini menjadi 3.060 orang, sementara 5.200 lainnya masih hilang.
Jumlah korban jiwa kemungkinan jauh lebih tinggi, karena operasi pencarian dan penyelamatan masih
berlangsung, jenazah tambahan terus ditemukan dari berbagai lokasi di kota itu.
Sebagai negara sahabat, kata Mualem, Libya memiliki tempat khusus di dalam hatinya dan seluruh seluruh jajarannya di Parta Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) atau para eks kombatan GAM.
Apalagi Libya juga ikut membantu Aceh saat diterjang Tsunami 2004 silam.
“Semoga mendapatkan kemudahan dan keselamatan kepada korban yang masih hilang maupun kepada warga yang selamat, serta diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Karena itu, mantan Wakil Gubernur Gubernur Aceh itu juga menghimbau kepada seluruh rakyat Aceh khususnya jajaran PA/KPA
untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Serta ikut berkontribusi secara nyata melalui pengumpulan dana.
“Nantinya dana yang terkumpul tersebut dapat disalurkan kepada rakyat Libya yang terkena musibah.
Apalagi kita mengingat dengan sangat jelas bahwa Libya juga termasuk salah satu negara yang turut membantu Aceh ketika tertimpa musibah Tsunami,” demikian Mualem.
Sebagai informasi, banjir dahsyat itu dipicu oleh badai Mediterania yang mendarat di Libya timur pada Minggu 10 September 2023 yang
mengakibatkan banjir meluas dan kerusakan ekstensif pada infrastruktur di sepanjang jalurnya.
Presiden Dewan Kepresidenan Libya Mohamed Menfi pada Senin 11 September 2023 mendesak bantuan
internasional untuk menangani dampak banjir tersebut, menyatakan kota Derna, Al Bayda, dan Shahhat sebagai daerah-daerah yang sangat membutuhkan bantuan. ***
