Politik

Pelajar Aceh Raih Medali Emas dan Perak di Event Internasional

63
×

Pelajar Aceh Raih Medali Emas dan Perak di Event Internasional

Share this article

Pelajar Aceh Raih Medali Emas dan Perak di Event Internasional

PIKIRAN ACEH – Pelajar Aceh kembali membuktikan mampu bersaing di tingkat internasional, kali ini diajang Indonesia Inventors Day (IID) yang diselenggarakan oleh Indonesia Invention and Innovation Promotion Associatian(INNOPA) dengan President of Innopa Erricha dan insan praktisi, pelajar Aceh meraih medali emas dan perak.

Perlombaan ini berlangsung di Aston Hotel Kota Denpasar, Provinsi Bali, tanggal 16-19 September 2023 di ikuti pelajar 33 negara dengan memamerkan 350 project dalam tiga kategori lomba yakni, STEM, IYIA dan WINTEX.

Pelajar yang yang mengharumkan nama Aceh berasal dari SMA Negeri 7 Kota Banda Aceh dan SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Kabupaten Aceh Besar

SMA Negeri 7 Banda Aceh menurunkan 2 tim masing-masing, tim 1 dengan judul “Formulation for Making Hand Soap From Durian (Durio Ziberthinus) Skin Waste meraih medali perak.

Baca : Nafla Syakira Raih Juara Satu Lomba Bercerita Tingkat SD/MIN Se-Kabupaten Aceh Besar

Beranggotakan, Muhammad Sulthan Al Ghifari Davied, Muhammad Fathin Al Fawwaz, Teuku Ghalib Al Pasha,Nabilah Zahirah Putri Syr, Syifa Salsabila, Dzikra Isnaini, Abdi Reda Wira Pratama.

Sedangkan tim 2 berhasil meraih medali emas, dengan judul “Hand Body Lation 3 in 1 from Herb Pegagan (Ceutella Asiatica “L” Urban) Extract. Ber anggotakan, Gibran Muhammad Ghizda, Muhammad Aizhiel, Muhammad Rafa Khairul, Fathin Ulfia Yumma, Airin Syarifah, Annisa Dhafira dan Zahratul Dwi Safrina.

Sedangkan SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar meraih medali perak  denganjudul “U-J Flakes (Eco- Friendly Sereal from Coconut Dregs flour and Corn flour) berupa pemanfaatan ampas kelapa menjadi sereal sebagai sarapan atau cemilan juga berguna untuk orang diet serta kaya protein rendah lemak, juga dapat mengatasi stunting.

Kacabdisdik Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni MPd  mengaku bangga karena pelajar Aceh membuktikan, Aceh mampu bersaing di tingkat internasional (*)