Hati-Hati Penipuan Online, Ini Modusnya
PIKIRAN ACEH – Penipuan online berseliweran di hand phone karenanya kamu harus berhati-hati terhadap setiap penawaran yang menghasilkan uang atau pembelian barang murah yang ada di Hand Phone kamu.
Kadang penipuan online ini berbentuk ilkan, lowongan kerja, menghasilkan uang mudah sehingga informasi tersebut harus benar benar di ferifikasi sehingga anda tidak menjadi korban hiklangnya uang direkening anda.
Anda harus menjadi jangan sampai data pribadi anda hilkang dimabil di penipu. Untuk itu anda perlu mengenali tipe-tipe atau cara yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan data pribadi atau menyedot isi rekening Anda.
Berikut modus penipuan online dilengkapi cara mencegahnya dikutip dari PikiranRakyat.com
Baca : Wanita Ini Berhasil Tipu Ratusan Masyarakat Kota Lhokseumawe, Modusnya Beli Sepmor Baru
Pembeli palsu lewat iklan baris
Modusnya adalah penipu menelusuri iklan baris online dan menghubungi untuk berpura-pura mendapatkan produk yang diiklankan, sayangnya cek yang dikirimkan adalah palsu dengan nominal lebih. Anda lalu diminta mengirimkan kelebihan uang tersebut ke pihak ketiga. Bisa jadi mereka mengirimkan cek dengan jumlah benar, lalu membatalkan kesepakatan, dan meminta pengembalian dana padahal ceknya palsu.
Cara melindungi diri: cukup terima cek yang nominalnya sama dengan harga atau terima uang tunai saja. Kalau pun Anda menerima cek, cukup terima cek yang bisa diperiksa di bank terdekat. Setelah cek diverifikasi bank, Anda baru bisa menyerahkan barang yang dijual.
Penjual palsu lewat iklan baris
Pelaku memasang iklan palsu kemudian meminta pembayaran melalui transfer. Cara mencegah penipuannya adalah Anda bisa menanyakan kepada penjual itu tentang alasan tidak mau menggunakan bentuk pembayaran tertentu.
Undian palsu
Jika Anda menerima informasi mendapat hadiah undian dan Anda diminta mengirim sejumlah uang untuk ‘proses pengurusan hadiah’, Anda perlu waspada. Cara melindungi diri dari penipuan itu adalah jangan langsung membayar atau mengirim uang kepada siapa pun yang menyebut Anda telah memenangi hadiah.
“Kerabat” yang membutuhkan bantuan
Baca : Seorang Pemuda Aceh Tamiang Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja Lewat Media Sosial
Apabila Anda menerima panggilan telepon, email, atau bahkan pesan dari seseorang yang menyebut diri sebagai cucu atau teman, ia menyebut ditangkap polisi atau dirampok, Anda perlu selektif terlebih jika ia meminta dikirimi uang dengan segera.
Tawaran bekerja di rumah
Anda mungkin pernah ditawari bekerja di rumah dengan tugas sederhana, contohnya adalah menyetorkan cek ke rekening bank pribadi orang lain padahal dalam konteks pekerjaan, menyimpan sebagian kecilnya sebagai komisi, dan meneruskan dana sisanya melalui transfer ke perusahaan baru mereka.
Cara melindungi diri penipuan tersebut adalah menghindari lowongan pekerjaan yang menggunakan istilah “transfer uang” dan istilah lainnya. Pastikan transaksi perusahaan hanya dilakukan lewat rekening perusahaan, bukan rekening pribadi. Jangan pernah memberikan informasi rekening bank Anda sampai Anda diterima bekerja (*)












