Politik

Pesantren Abu Amran Wali di Aceh Selatan Terbakar, Dua Balai dan 60 Rangkang Hangus

60
×

Pesantren Abu Amran Wali di Aceh Selatan Terbakar, Dua Balai dan 60 Rangkang Hangus

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Pondok Pesantren Darul Ihsan milik Abu Amran Wali di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, hangus terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan Zainal kepada wartawan pada Senin 2 Oktober 2023 mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 15.15 WIB.

 

Zainal menambahkan, sejumlah petugas dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Sukardi, guru Pesantren Darul Ihsan, mengatakan api diduga akibat korsleting arus listrik.

Api semakin besar akibat meledaknya tabung gas.

Informasi dihimpun media ini, Kebakaran tersebut menghanguskan 60 rangkang dan kedai dewan guru.

 

Selain menghanguskan 60 Rangkang Santri dan dua Balai pengajian, kebakaran tersebut juga menghanguskan kita-kitab, dan pakaian Santri.

Api baru berhasil dipadamkan setelah satujam penanganan dengan dibantu Aparat Personil TNI, POLRI, Muspika serta Masyarakat setempat.

Saat ini sudah dilakukan pendinginan dengan tiga unit armada pemadam kebakaran.

 

Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai 500 juta rupiah.

Sedangkan penyebab kebakaran tersebut belum diketahui karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Respons Pj Bupati Aceh Selatan

Sebanyak 60 rangkang atau bilik santri di Pesantren Darul Ihsan Gampong Pawoh Kecamatan Labuhahhaji, Kabupaten Aceh Selatan, hangus terbakar pada Senin 2 Oktober 2023 dini hari.

Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menanggapi peristiwa tersebut, Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, menginstruksikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan untuk segera mendirikan tenda darurat di lokasi kejadian.

 

“Kami telah menginstruksikan kepada BPBD Aceh Selatan untuk segera mendirikan tenda darurat di lokasi kejadian kebakaran untuk menanggulangi santri-santri yang kehilangan tempat tinggal,” ujar Cut Syazalisma.

Selain mendirikan tenda darurat, BPBD Aceh Selatan juga telah diarahkan untuk segera mendistribusikan logistik kepada korban terdampak kebakaran dan keperluan mendesak lainnya yang dibutuhkan korban.

“SKPK terkait juga kita minta untuk terus berkoordinasi dengan muspika setempat agar dapat melakukan penanganan yang baik terhadap korban kebakaran di pesantren Darul Ihsan,” sebut Cut Syazalisma. ***