Politik

Rakyat Aceh Serentak Baca Qunut Nazilah untuk Palestina Hari Ini

81
×

Rakyat Aceh Serentak Baca Qunut Nazilah untuk Palestina Hari Ini

Share this article

PIKIRANACEH.COM  | DAERAH – Konflik Israel dan Palestina semakin parah membuat ribuan masyarakat Palestin menjadi korban.  Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Tgk Faisal Ali meminta masyarakat daerah setempat agar membaca qunut nazilah setiap salat fardhu, mengirimkan doa untuk warga Palestina.

“Setiap muslim harus saling memperhatikan sesama umat. Kita juga perlu mendukung perjuangan warga Palestina,” kata Lem Faisal, sapaan akrab Tgk Faisal Ali. Tgk Faisal mengatakan setiap umat islam wajib berijtihad guna memberikan dukungan kepada warga Palestina, baik bentuk doa maupun lainnya.

Amatan pikiranaceh.com di Lhokseumawe masjid besar Al Hikmah Cunda ikut membacakan qunut Nazilah untuk mendoakan palestina.

 

Untuk diketahui, “Pemerintah RI juga harus mendorong negara-negara muslim memberikan tekanan pada Israel. Ini penting bagi kita sesama muslim,” ujarnya. Seperti yang diketahui, data terbaru korban perang antara Israel dan Hamas Palestina setidaknya 1.100 orang tewas dan 5.339 orang lainnya terluka di Jalur Gaza, wilayah yang dikontrol Hamas dan menjadi target gempuran Israel. Dalam laporan lain 1.200 orang tewas dan 3.418 orang lainnya terluka di wilayah Israel dari gempuran Hamas.

 

Baca Juga: Eks Anggota Al Qaeda: Berkat HP Huawei Hamas Sukses Serang Israel

Informasi nterakhi diterma redaksi acehground.com . PBB mengatakan pihaknya telah diberitahu oleh militer Israel bahwa sekitar 1,1 juta warga Palestina di Gaza harus direlokasi ke daerah kantong selatan dalam waktu 24 jam ke depan. PBB menyebut permintaan ini sangat mustahil “tanpa konsekuensi kemanusiaan yang sangat buruk.”

Baca Juga: Rakyat Aceh Serentak Baca Qunut Nazilah untuk Palestina Hari Ini

“Perserikatan Bangsa-Bangsa menganggap gerakan seperti itu tidak mungkin terjadi tanpa konsekuensi kemanusiaan yang buruk,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada Jumat 13 Oktober 2023.

 

Dujarric mengatakan perintah militer Israel juga berlaku untuk semua staf PBB dan mereka yang berlindung di fasilitas PBB, termasuk sekolah, pusat kesehatan dan klinik.

Perintah Israel yang dikeluarkan pada hari ketujuh perang setelah serangan mematikan Hamas terhadap Israel, mengarahkan penduduk Kota Gaza untuk melarikan diri lebih jauh ke selatan menuju Jalur Gaza, sebuah wilayah pesisir sempit.

Israel menuduh militan Hamas bersembunyi di terowongan di bawah kota. “Evakuasi ini demi keselamatan Anda sendiri,” kata militer Israel, dalam sebuah peringatan yang dikirimkan kepada warga sipil Kota Gaza.

Pejabat PBB lainnya mengatakan bahwa PBB sedang berusaha mendapatkan kejelasan dari para pejabat Israel di tingkat politik paling senior.

 

“Ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya,” kata pejabat tersebut, yang berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang untuk berbicara di depan umum.

Desas-desus panik tentang evakuasi mulai menyebar di Gaza utara pada Jumat dini hari.