PIKIRANACEH.COM – Menjelang invasi militer ke Gaza, hujan lebat melanda sejumlah wilayah Israel pada akhir pekan kemarin.
Akibatnya ibu kota Israel Tel Aviv dan kota lainnya di kepung banjir besar. Dua orang dilaporkan tewas pada Minggu 15 Oktober 2023.
Bencana tersebut itu terjadi di tengah rencana serangan besar yang akan dilancarkan oleh militernya ke wilayah Jalur Gaza Palestina.
Daerah perbatasan Israel dilanda badai pasir yang mengerikan.
Bahkan hujan tersebut menyebabkan banjir di kota itu hingga invasi terpaksa harus ditunda.
Kondisi cuaca yang ekstrem memaksa otoritas Israel untuk menunda operasi darat yang telah dilancarkan di Jalur Gaza.
Rencana Israel untuk menggempur Gaza dengan kekuatan penuh pada 15 Oktober 2023 ini terpaksa dibatalkan.
Sesumbar mereka ingin melenyapkan Palestina dari peta dunia, tak terwujud. Pertolongan datang. Ibu Kota Israel Tel Aviv hingga Yerussalem dikepung banjir besar.
Banjir parah di Tel Aviv menggagalkan operasi militer Israel di Jalur Gaza. Seperti dilansir latestly, pada Senin 16 Oktober 2023.
Pasukan militer Israel mengumumkan penundaan rencana serangan besar-besaran ke Jalur Gaza pekan ini. Seperti dilansir New York Times, pada Minggu, 15 Oktober 2023.
Pada waktu hampir bersamaan, setelah Jaffa di kota Tel Aviv, dilanda banjir besar, kawasan tersebut juga kembali dihantam tornado atau angin puting beliung.
Kabar tersebut diketahui beredarnya sebuah video detik-detik angin puting beliung menyapu kawasan tersebut.
Dilansir dari Tin Alerts, angin puting beliung yang menyapu di lepas pantai Jaffa terjadi pada 15 Oktober 2023 pagi waktu setempat.
Salah satu kemunculan fenomena alam tersebut terjadi pasca banjir bandang menerjang Tel Aviv akibat hujan deras.***
