Politik

Dukung Program Pemerintah, LPMA Beri Bantuan Untuk Kelompok Tani di Aceh Utara

88
×

Dukung Program Pemerintah, LPMA Beri Bantuan Untuk Kelompok Tani di Aceh Utara

Share this article

PIKIRAN ACEH – Kelompok Tani Gampong Alue Bili Rayeuk, Kecamatan Baktiya, mendapatkan batuan pupuk, bibit padi unggul, dan obat anti hama padi dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA) dan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) bekerja sama dengan Pemerintah Aceh Utara dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

 

Penyerahan tersebut dilakukan di meunasah Gampong desa setempat pada Selasa 17 Oktober 2023. Dalam rangka mendukung tercapainya tujuan pemerintah tentang peningkatan ketahanan pangan.

 

Ketua Umum LPMA Gumarni kepada wartawan mengatakan penyerahan pupuk kepada kelompok tani ini dalam rangka mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional, dan menciptakan generasi muda Aceh menuju petani milenial. 

 

“Untuk itu, kita membentuk kelompok-kelompok tani di Aceh, ini tahap ketiga yang dilaksanakan, sebelumnya di Kecamatan Nisam Antara dan Nisam. Bantuan diserahkan itu berupa pupuk, bibit padi unggul serta obat hama,” sebut Gumarni.

Selanjutnya dirinya merincikan batuan yang diberikan berupa Pupuk sebanyak 14 ton lebih, bibit unggul 200 sak lebih.

 

Batuan ini kita berikan kepada petani sawah khususnya Kelompok Tani Gampong Alue Bili Rayeuk yang terdiri dari 40 orang dengan luas lahan sekitar 30 hektare.

 

Bantuan ini juga didukung BPMA yang menyumbang secara sukarela untuk ketahanan pangan bagi petani.

 

Gumarni berharap dengan adanya kelompok tani seperti ini akan melahirkan generasi muda milenial yang nanti mereka juga bisa bertani. Pihaknya mendorong bagaimana pemuda-pemuda di Aceh ke depan harus gemar bertani. 

 

“Jangan hanya orang-orang tua saja yang melakukan aktivitas itu, karena kesuksesan dalam bidang pertanian itu akan menjadi kemajuan suatu daerah, terlebih masyarakat Aceh pada umumnya banyak yang bertani,” sebutnya.

 

“Jadi, pola-pola ini yang harus kita kembangkan ke depan sehingga kesejahteraan masyarakat Aceh akan tumbuh dan angka kemiskinannya pun bisa berkurang. Tentunya program ini akan dilanjutkan ke seluruh Aceh, juga bekerja sama dengan pihak BPMA bagaimana di daerah yang memiliki potensi migas akan ada program-program pertanian seperti ini,” tambah Gumarni.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, sangat mendukung program yang dilakukan LPMA karena telah meringankan beban Pemkab Aceh Utara. 

 

“Karena sebagaimana diketahui bersama bahwa dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah, akan lebih optimal lagi apabila didukung oleh lembaga-lembaga semacam ini,” sebut Erwandi.

 

Dirinya berharap ke depan program dari LPMA ini akan lebih masif lagi di Aceh Utara, atau fokus mengatasi permasalahan-permasalahan dari segi sektor pertanian. 

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua Umum LPMA dan Direktur Lembaga Amanah Bidang Pertanian, Gumarni, S.H., M.Si. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, mantan Panglima GAM Muzakir Manaf atau Mualem, Panglima Muda Daerah IV Wilayah Samudera Pasai, M. Jhony, Muspika Baktiya, unsur BPMA, Kelompok Tani Gampong Alue Bili Rayeuk, sejumlah tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.***