PIKIRANACEH.COM – Pasukan pendudukan Zionis terus menggelar aksi pembantaian berdarah terhadap keluarga-keluarga Palestina dalam agresi brutal dan pembantaian di Jalur Gaza di hari ke-21 bersamaan dengan penghancuran sistematis dan pemboman kompleks perumahan yang masih dihuni ditambah lagi dalam perang kelaparan dan kehausan.
Kementerian Kesehatan mengatakan, Pendudukan Israel melakukan 41 pembantaian dalam beberapa jam terakhir, merenggut nyawa 298 martir, sebagian besar dari mereka mengungsi ke Jalur Gaza selatan, yang menurut pendudukan Israel aman.
Dalam perkembangan terakhir di lapangan, Kementerian Dalam Negeri Palestina mengumumkan bahwa setidaknya 5 warga gugur syahid dan 15 lainnya terluka dalam pemboman pesawat tempur Israel terhadap sebuah rumah keluarga Suwaidan di kamp Nuseirat, dan satu lagi di kamp Nassar dari keluarga di Al-Zawaida di Jalur Gaza tengah.
Sebanyak 9 orang tewas dan lainnya terluka dalam bombardir Israel di sebelah pertukangan Al-Ashi di Jalan Al-Nafaq di Kota Gaza.
Kementerian Dalam Negeri mengumumkan jumlah korban tewas dan cedera yang tercatat dalam pemboman yang dilakukan pesawat pendudukan terhadap beberapa rumah di kawasan Jalan Humaid, sebelah barat Kota Gaza.
Kementerian Dalam Negeri mengkonfirmasi bahwa setidaknya 30 orang tewas dan puluhan orang terluka dilaporkan akibat pesawat pendudukan melancarkan serangan terhadap beberapa rumah dan fasilitas yang masih dihuni di Beit Lahia, Bir al-Naja, dan Tal al-Zaatar, utara Gaza beberapa waktu yang lalu.
Dua warga gugur syahid dalam pemboman Israel di kota Al-Qarara di Khan Yunis.
Sejumlah warga gugur syahid dan lainnya terluka dalam bombardir Israel terhadap sebuah rumah keluarga Al-Sharafa di Tal Al-Hawa, selatan Gaza, sementara itu menargetkan rumah keluarga Al-Dahnoun di Beit Lahia, utara Jalur Gaza.
Ada sejumlah warga gugur dan lainnya terluka akibat serangan Israel terhadap rumah-rumah di Bir Al-Na’ja dan Al-Qasaib, termasuk sebuah rumah yang dibom oleh Israel beberapa hari yang lalu dan kemudian dibom kembali, menurut Kementerian Dalam Negeri.
Ada sejumla orang juga gugur syahid dan lainnya terluka pagi kemarin setelah pendudukan membombardir sebuah rumah di kamp Jabalia.
Pesawat tempur Israel juga mengebom sebuah rumah keluarga Yassin di Jalan Salahuddin di lingkungan pemukiman Al-Zaytoun, sebelah timur Kota Gaza, yang melukai sejumlah orang.
Para kru penyelamat menemukan lima korban syuhada dari bawah reruntuhan rumah keluarga Al-Ghandour, yang menjadi sasaran pesawat pendudukan di daerah Bir Al-Naja di Jalur Gaza utara dua hari lalu.
Dua petani Palestina tewas dalam pemboman Israel yang menargetkan mobil mereka di timur Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah.
Pagi jumat kemarin, sedikitnya 12 orang tewas dan sedikitnya 16 orang terluka dalam penggerebekan Israel di rumah-rumah di daerah Sheikh Nasser dan kamp barat di Khan Yunis.
Koresponden Pusat Informasi Palestina melaporkan bahwa 5 orang gugur syahid dari keluarga Abu Shahma, termasuk 3 wanita, di daerah Ma’an, sementara jurnalis Yasser Abu Namous dan ibunya menjadi syahid dalam pemboman yang menargetkan rumah mereka di sebelah barat Khan Yunis, sehingga menambah jumlah korba.
Jumlah jurnalis yang mati syahid sejak dimulainya agresi menjadi sedikitnya 24 orang.
Dua warga juga gugur syahid dalam bombardir pendudukan Israel sebuah rumah keluarga Al-Ilmi dan 6 orang gugur syahid, termasuk dua wanita dalam bombardir rumah keluarga Abu Mohsen di lingkungan Al-Amal di Khan Yunis.
Pesawat pendudukan mengebom Masjid Putih di kamp pengungsi Al-Shati, sebelah barat Gaza.
Setelah tengah malam, artileri pendudukan melakukan pemboman dengan kekerasan yang menargetkan wilayah timur Jalur Gaza utara, sembari meluncurkan bom penerangan di wilayah barat Kota Gaza.
Hasil Agresi
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza telah bertambah menjadi 7326 orang gugur syahid, termasuk 3038 anak-anak, 1726 wanita, dan 414 orang lanjut usia, serta 18.967 warga yang luka-luka sejak 7 Oktober lalu.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pendudukan Israel dengan sengaja menaikkan harga Holocaust Gaza dengan puluhan pembantaian yang dilakukannya setiap hari terhadap rakyat kami.
Baca Juga: Israel-AS Berencana Racun Pejuang Hamas dengan Cara Membanjiri Terowongan Gaza dengan Gas Saraf
Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa pendudukan Israel telah melakukan 41 pembantaian dalam beberapa jam terakhir yang merenggut nyawa 298 orang yang mati syahid, sebagian besar dari mereka mengungsi ke Jalur Gaza selatan, yang menurut pendudukan Israel aman.
Dia menunjukkan bahwa pendudukan Israel dengan sengaja melakukan 731 pembantaian terhadap keluarga, merenggut nyawa 5224 martir sejak 7 Oktober, dan sejumlah besar korban masih berada di bawah reruntuhan.
Kementerian Kesehatan menyatakan telah menerima 1700 laporan orang hilang, termasuk 940 anak yang masih tertimbun reruntuhan.
Dia membenarkan bahwa pelanggaran Israel terhadap sistem kesehatan menyebabkan gugur tewasnya 104 petugas kesehatan, selain hancurnya 25 ambulans dan tidak dapat digunakan lagi.
Dia menyebut pendudukan Israel dengan sengaja menargetkan 57 institusi kesehatan dan membuat 12 rumah sakit dan 32 pusat perawatan primer tidak berfungsi sebagai akibat dari penargetan atau kegagalan dalam mendatangkan bahan bakar.***
