Politik

Israel Tak Berhenti Melakukan Kejahatan Terhadap Rakyat Palestina Meski Saat Gencatan Senjata

56
×

Israel Tak Berhenti Melakukan Kejahatan Terhadap Rakyat Palestina Meski Saat Gencatan Senjata

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Meski perjanjian gencatan senjata telah dicapai antara para pihak. Namun pasukan pendudukan Israel tidak berhenti menyerang rakyat Palestina.

Sejak pagi kemarin hingga malam, Selasa (28/11/2023), sumber berita Perlawanan Palestina melaporkan, pasukan Zionis telah membunuh beberapa warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat dan menangkap beberapa lainnya.

Baca Juga: SMA N 5 Lhokseumawe Gelar Panen Karya P5, Gerakkan Semangat Kewirausahaan

Kekuatan militer rezim Zionis mengorganisir tindakan keamanan militer yang luas di berbagai wilayah Tepi Barat sejak awal tanggal 28 November.

Pada dini hari tadi, tentara Israel menargetkan seorang pemuda Palestina bernama “Yasin Al-Samr” di Kota Beitonia sebelah barat Ramallah dan membunuhnya.  

Setelah kejadian ini, warga Palestina lainnya bernama “Malik al-Barghouthi” (17 tahun) dibunuh oleh tentara pendudukan Israel di desa Kafr Ain di barat laut Ramallah.

Pasukan keamanan dan tentara Zionis juga menyerang Kota Tubas, yang terletak di utara Tepi Barat, di mana terjadi konflik sengit antara mereka dan pejuang Palestina.  

Selama serangan ini, tentara Israel mengepung sebuah rumah dan menyerangnya dengan roket.

Baca Juga: Dorong Netralitas ASN dan Keuchik, Ini Imbauan Panwaslih Lhokseumawe

Seorang anak Palestina berusia 14 tahun bernama “Omar Vahdan” menjadi syahid akibat serangan Zionis di Kota Tubas, kata sumber tersebut.

Sebagai kelanjutan dari tindakan ini, pasukan pendudukan Israel meledakkan rumah Syahid Daoud Fayez di Kamp Deir Ammar, sebelah barat Ramallah. Pasukan pendudukan Israel juga menghancurkan rumah seorang warga Palestina di kawasan Yatta, Hebron.

Setelah aksi pasukan tentara Zionis berakhir, Lembaga Tahanan Palestina mengumumkan: Pasukan tentara pendudukan Israel menangkap 35 orang dari Tepi Barat tadi malam dan pagi ini.

“Perlu dicatat bahwa setelah dimulainya pertempuran melawan perlawanan Palestina, rezim Zionis telah menangkap lebih dari 3.000 warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat dengan berbagai dalih,” ungkap laporan itu.***