Politik

Kasus Dugaan Penganiayaan Caleg PKS Aceh Utara, Pemicunya Spanduk dan Umbul-umbul Dipasang di Pagar Masjid

136
×

Kasus Dugaan Penganiayaan Caleg PKS Aceh Utara, Pemicunya Spanduk dan Umbul-umbul Dipasang di Pagar Masjid

Share this article

PIKIRAN ACEH – M Dahlan Ishak alias Maklan diberitakan sebagai pelaku penganiayaan terhadap Denny Safrizal, seorang kader yang juga caleg Partai Keadilan Sejatera (PKS) DPRK Aceh Utara pada Sabtu (13/1/2024).

Namun Maklan membantah telah menganiaya korban.

Peristiwa tersebut dipicu oleh aksi Denny Safrizal yang memasang bendera PKS di pagar Masjid Babussalam Simpang Keuramat.

Maklan sendiri merupakan ketua panitia pembangunan masjid tersebut.

Bahkan, caleg PKS tersebut sempat mengajak duel dengan Keuchik Keude Simpang Empat, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara.

Hal itu disampaikan Maklan kepada PIKIRAN ACEH, Minggu (14/1/2024).

Baca Juga: Saat Naikkan Bendera PKS, Caleg DPRK Aceh Utara Bersimbah Darah Dihajar Ketua KONI

Dikatakan, peristiwa tersebut berawal dari aksi Denny Safrizal atau yang akrab disapa Teungku Abang menaikkan spanduk dan umbul-umbul PKS di pagar Masjid Babussalam Simpang Keuramat.

Lalu panitia pembangunan mesjid meminta agar umbul-umbul partai itu dicopot karena tidak dibolehkan dalam aturan Pemilu.

Permintaan pihak panitia pembangunan masjid tidak digubris.

Bahkan, sang caleg ngotot menentang dan mengeluarkan kata-kata “coba turunkan mau saya lihat siapa yang berani,” cetus Teungku Abang.

Tidak ingin ribut mulut melebar, Maklan yang merupakan Ketua Panitia Pembangunan Masjid keluar dari warung kopi dengan niat menjauh agar keributan mereda.

Ketika Maklan keluar dari kedai kopi sang caleg ikut keluar mengikutinya, dan merurut keterangan saksi di TKP, Denni Safrizal mengikuti Maklan dari belakang sambil memegang sebuah benda tumpul di tangannya.

Baca Juga: Bersimbah Darah, Ini Kronologi Lengkap Ketua KONI Pukul Caleg DPRK Aceh Utara

Karena ingin membela diri, Maklan Juga meraih sebilah golok dari mobilnya sambil berkata “Apa mau bertarung sama saya.”

Saksi yang melihat peristiwa itupun mencoba melerai peristiwa tersebut dengan bermacam seruan. dan bahkan pemilik warung kopi sudah mengingatkan Denny Safrizal untuk beranjak dari tempat tersebut.

Baku hantam pun tidak terjadi saat itu, Maklan mengaku kembali duduk di warung sambil minum kopi.  suasana sudah agak mereda, namun cekcok mulut terus terjadi.

Selang beberapa saat Keuchik Keude Simpang Empat, Izwar Fuadi melintas di depan warung kopi tersrbut dan disapa oleh Maklan sembari dipertanyakan apakah boleh memasang umbul-umbul partai di pekarangan masjid.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Sekretaris PKS Aceh Utara hingga Bersimbah Darah, Polisi Sudah Periksa Korban dan Saksi

Keuchik pun menanggapi pertanyaan Ketua Panitia Pembangunan Masjid dengan meminta caleg tersebut menurunkan umbul-umbul partai yang dipasang di pagar masjid.

Seruan keuchik ditanggapi dengan nada tinggi dan suara yang tidak bersahabat, sehingga terjadilah adu argumen sampai-sampai Denny Safrizal mengajak duel dengan keuchik Izwar Fuadi.

Mendengar ajakan duel dari caleg sekitaran pukul 14.25 WIB,  Maklan yang sudah hilang kesabaran langsung  meninju ke arah muka Denny Safrizal dengan tangan kirinya.

Baca Juga: Cerita Caleg PKS di Aceh yang Dihajar Bersimbah Darah Saat Ngopi oleh Ketua KONI

Masih menurut Maklan, berdasarkan keterangan saksi di warung kopi tersebut, Denny Safrizal sengaja menyulutkan emosi Maklan dan keuchik untuk tujuan manuver politiknya.

“Seolah-olah caleg lain tidak diterima di sini,” sebut Maklan. ***