Politik

Fajarul Arwalis Puji Ketegasan Walikota dan Satpol PP-WH Banda Aceh: Maksiat Ditindak, Syariat Dijaga Tanpa Tebang Pilih

39
×

Fajarul Arwalis Puji Ketegasan Walikota dan Satpol PP-WH Banda Aceh: Maksiat Ditindak, Syariat Dijaga Tanpa Tebang Pilih

Share this article

Pikiranaceh.com | BANDA ACEH – Pemuda Banda Aceh sekaligus pengamat kebijakan publik, Fajarul Arwalis, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Walikota Banda Aceh atas komitmen kuat dalam menegakkan Syariat Islam secara tegas, adil, dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, langkah cepat pemerintah kota dalam merespons berbagai persoalan sosial menjadi jawaban nyata atas keresahan masyarakat selama ini.

Fajarul menilai, sikap responsif Walikota Banda Aceh terhadap isu-isu pelanggaran Syariat Islam menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar simbol kepemimpinan administratif. Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh terjebak dalam framing negatif yang berupaya melemahkan kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam menjalankan nilai-nilai Syariat Islam di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

“Yang kita lihat hari ini, Walikota Banda Aceh hadir menjawab keresahan warga. Tidak ada istilah tumpul ke bawah atau tajam ke atas. Semua dijalankan sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Ini patut diapresiasi karena masyarakat membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum,” ujar Fajarul Arwalis kepada media.

Tak hanya itu, Fajarul juga memberikan apresiasi khusus kepada Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP., M.Si., beserta seluruh jajaran yang dinilainya telah menunjukkan komitmen nyata sebagai garda terdepan dalam penegakan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Menurutnya, keberanian aparat melakukan razia terhadap berbagai bentuk pelanggaran Syariat membuktikan bahwa tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun yang melanggar aturan.

Ia menegaskan, siapapun yang berada di Kota Banda Aceh, baik warga lokal maupun masyarakat ber-KTP luar daerah, wajib menghormati dan menjalankan aturan Syariat Islam sesuai kaidah yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten, kata dia, menjadi fondasi penting dalam menjaga moralitas masyarakat sekaligus menyelamatkan generasi muda dari ancaman perilaku negatif seperti judi, khamar, maksiat, serta berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.

“Banda Aceh harus bangga memiliki Satpol PP dan WH yang hadir di garis depan menjaga marwah Syariat Islam. Banyak kasus telah berhasil dibongkar, mulai dari persoalan judi, khamar hingga praktik maksiat. Ini menunjukkan pemerintah kota serius menjaga kenyamanan, ketertiban, dan masa depan generasi Banda Aceh. Kinerja seperti ini layak diberi apresiasi sebagai bagian dari kebangkitan nilai-nilai Syariat Islam di Aceh,” pungkas Fajarul.