Politik

Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 164 Lembar Aktivitas 3 Kurikulum Merdeka

70
×

Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 164 Lembar Aktivitas 3 Kurikulum Merdeka

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Berikut soal dan kunci jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 10 halaman 164.

Artikel kunci jawaban IPS kelas 10 halaman 164 ini akan membahas materi mengenai Pengelolaan Uang Secara Efektif di buku Kurikulum Merdeka.

Baca Juga: Barang Bukti Narkoba Senilai Belasan Miliar Di Musnahkan Polres Aceh Utara

Pembahasan kunci jawaban IPS Kelas 10 halaman 164 ini dibuat sebagai bahan acuan siswa untuk belajar secara mandiri.

Sebelum menyimak kunci jawaban IPS Kelas 10 halaman 164, diharapkan siswa untuk berusaha mengerjakannya terlebih dahulu.

Kendati demikian, berikut kunci jawaban IPS Kelas 10 halaman 164 Pengelolaan Uang Secara Efektif.

Lembar Aktivitas 3

Bagaimana Mengelola Uang secara Efektif?

Budi seorang pelajar SMA kelas X. Setiap bulan orang tuanya memberikan uang saku sebesar Rp450.000.

Peruntukkan uang saku sesuai kesepakatan dengan orang tuanya adalah untuk beberapa pengeluaran, yaitu makan siang, dana transportasi, dana komunikasi, dana sosial, dan menabung.

Apabila kalian menjadi Budi, hal apa sajakah yang akan kalian lakukan sehingga dapat mengelola uang dengan efektif?

Petunjuk kerja

1. Kerjakan tugas secara mandiri!

2. Tulis dan hitung pengelolaan uang di buku kalian!

3. Sampaikan pendapat kalian di kelas!

Baca Juga: Hasil Piala Dunia U-20: Israel Gagal Menang, Brasil Pesta Gol 6-0

Tugas

1. Sebagai Budi, kalian diminta untuk membuat pengelolaan keuangan, bagaimana mengelola uang tersebut secara efektif dengan memperhatikan berbagai pengeluaran?

Jawaban:

Berikut merupakan cara mengelola uang tersebut secara efektif dengan memperhatikan berbagai pengeluaran Budi:

Langkah 1

Budi bisa menerapkan prinsip 30 : 30 : 30. 30% untuk tabungan, 30% untuk konsumsi, 30% untuk lainnya.

Total diterima per bulan : Rp450.000

Dialokasikan untuk menabung: Rp150.000

Dialokasikan untuk makan Rp150.000/bulan

Dialokasikan untuk telekomunikasi, transpor dan sosial Rp150.000,-

Mensiasati penghematan bisa dilakukan dengan:

– Makan siang di hari jumat bisa tanpa biaya dengan mencari mesjid yang menjadi lokasi orang bersedekah makan siang gratis.

– Akses internet ke lokasi free wifi, atau menggunakan paket bantuan dari pemerintah, atau memanfaatkan paket internet sebulan yang termurah.

– menelepon dilakukan melalui WA/Telegram/Line jadi tidak perlu beli pulsa menelepon yang banyak. Beli pulsa hanya untuk bisa menerima telepon direct dan sms saja.

– berangkat dan pulang sekolah mencari teman searah yang punya kendaraan agar bisa berhemat ongkos.

Langkah 2

Tabungan dilakukan di tabungan emas (tingkat keuntungan 10% per tahun) Langkah 3

Setelah setahun (di awal tahun x+1) Budi akan membeli sepeda gunung agar bisa hemat uang transpor.

Uang tabungannya jika nabung emas akan menjadi (150.000 x 12) x 110% = 1.980.000

Dengan cara ini, budi mengalihkan aset lancar nya (tabungan emas) ke bentuk aset tetap, agar dia bisa menghemat 50.000 per bulan.

Penghematan ini akan dimasukkan sebagai tambahan tabungan, sehingga di tahun depan Budi setiap bulannya menabung sebesar 100.000 + 50.000 atau sama dengan 200.000.

Di awal tahun berikutnya lagi (awal tahun x+2), aset lancarnya akan menjadi (200.000 x 12) x 110% atau sama dengan 2.640.000

Baca Juga: Polemik Impor KRL Bekas, KEMENHUB Setuju Tapi Keputusan di Tangan Luhut

2. Tulislah hal-hal yang mesti Budi masukkan sebagai prioritas kebutuhan serta jumlah pembagian uangnya!

Jawaban:

Hal-hal yang perlu dilakukan oleh Budi memasukkan sebagai prioritas kebutuhan serta jumlah pembagian uangnya:

– Agar penerimaan rutin dapat mencukupi kebutuhannya per bulan

– Agar dari penerimaan tersebut Budi dapat mengelolanya dan mengembangkannya sehingga menghasilkan aset yang bukan hanya bisa menekan biaya bulanannya, tapi juga menambah penerimaannya.

3. Jelaskan alasan rasional mengapa Budi harus mengatur skala prioritasnya?

Jawaban:

Alasan rasional mengapa Budi harus mengatur skala prioritas adalah agar pengeluaran uang Budi per bulan tidak lebih dari uang saku yang diberikan oleh orang tuanya.

4. Jika Budi mendapatkan tambahan uang saku sebesar Rp150.000. Susunlah perubahan skala prioritas dan jelaskan alasan rasionalnya!

Jawaban:

Jika Budi mendapatkan tambahan uang saku 150.000 sebulan yang sebaiknya dilakukan adalah:

– Mengikuti kursus komputer desain grafis atau membuat website selama 3 bulan (januari, Pebruari, maret)

– Meminjam uang dari ayah atau dari teman sebesar 2.000.000 selama setahun untuk membeli laptop bekas yang bisa menjalankan software desain grafis versi lama yang masih bisa relevan digunakan saat ini. PInjaman ini nanti dibayar dengan hasil tabungannya di akhir tahun.

– Belajar mandiri menguasai keterampilan desain grafis dan membuat website selama 3 bulan (april, mei, juni)

– Di bulan keempat mulai belajar jadi seorang freelancer dengan menjual jasa desain grafis dan membuat website di situs lelang kerja online seperti upwork, sribulancer, freelancer.com dsb.

Target total pendapatan selama enam bulan pertama diharapkan dapat menutupi pinjaman beli laptop yaitu 2.000.000. Untuk itu rata rata Budi harus menghasilkan 350-400 ribu/bln.

Dengan langkah itu di akhir tahun ke-2 (tahun x+2):

Budi akan memiliki aset senilai Rp.6.620.000, terdiri dari:

– aset lancar (tabungan emas ) senilai Rp.2.640.000,-

– sebuah sepeda gunung bekas pakai senilai Rp.1.980.000,-

– sebuah laptop senilai Rp.2.000.000,-

Dengan aset yang ada, kemampuan Budi menghasilkan income per bulan adalah sebesar Rp.650.000,- terdiri dari:

– dari pekerjaan sebagai freelancer minimal 350 rb/bulan

– dari alokasi menabung awal Rp.150.000 per bulan

– dari alokasi tambahan tabungan Rp.150.000 per bulan

Baca Juga: Ternyata Suaidi Yahya Disangkakan Karena Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kasus Korupsi PT RS Arun

Demikian pembahasan kunci jawaban IPS Kelas 10 halaman 164 mengenai materi Pengelolaan Uang Secara Efektif yang terdapat pada buku Kurikulum Merdeka.***