Politik

Utang Proyek Sirkuit Mandalika Ternyata Tembus Rp 4,6 T

84
×

Utang Proyek Sirkuit Mandalika Ternyata Tembus Rp 4,6 T

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Di balik kemegahan dan keindahannya, kini terkuak bahwa proyek Sirkuit Mandalika meninggalkan utang sebesar Rp 4,6 triliun.

Bukan hoax, kabar ini diungkapkan sendiri oleh Direktur Utama (Dirut) InJourney yang mengelola Sirkuit Mandalika.

Baca Juga: Arti dari Bireuen, Awal Mula dan Asal Usul Nama, Ada Kebajikan dan Bayar Cash

Dony Oskaria selaku Dirut InJourney menyebut bahwa angka Rp 4,6 triliun itu dibagi ke dalam dua term pembayaran.

Untuk short term atau jangka pendek sejumlah Rp 1,2 triliun, sementara jangka panjang atau long term sebesar Rp 3,4 triliun.

“Terus terang, saya tidak bisa selesaikan kewajiban (membayar utang) yang short term ini,” ujar Dony dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI pada Rabu, 14 Juni 2023.

Oleh sebab itu, pihaknya pun mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,05 triliun untuk menyelesaikan utang jangka pendek.

Salah satu event yang menimbulkan kerugian untuk pengelola Sirkuit Mandalika adalah MotoGP.

Meski event skala besar ini menarik perhatian publik internasional, ternyata gelaran MotoGP juga menimbulkan kerugian.

Selisih antara pengeluaran dan pemasukannya mencapai Rp 50 miliar.

Hanya saja, kerugian event MotoGP masih bisa ditutupi dengan mencari sponsor.

Sedangkan acara yang menimbulkan kerugian paling besar ternyata adalah event WSBK atau World Superbike.

Terkait kerugian ini, pengelola Sirkuit Mandalika pun mengajukan untuk mundur sebagai tuan rumah WSBK tahun depan.

Baca Juga: Atheisme, LGBT dan Aceh

“Kerugian terbesar di Mandalika itu di WSBK. Kami akan negosiasi menghilangkan WSBK,” ujar Dony.

Pasalnya, event tersebut dianggap tak menarik hingga pihaknya pun kesulitan mencari sponsor maupun menarik penonton.

“Karena jujur itu eventnya tidak menarik,” terang Dony.***