Politik

KTT Arab-Islam di Arab Saudi: Menyatukan Kekuatan untuk Mendorong Berakhirnya Agresi Gaza?

63
×

KTT Arab-Islam di Arab Saudi: Menyatukan Kekuatan untuk Mendorong Berakhirnya Agresi Gaza?

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Arab Saudi menjadi tuan rumah pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab-Islam yang bertujuan untuk mengatasi situasi menyedihkan yang terjadi di Gaza.

Kementerian luar negeri kerajaan mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan mengadakan ‘pertemuan gabungan luar biasa’ antara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab pada hari Sabtu (11/11/2023).

Baca Juga: Anies-Cak Imin Bersaing di Survei Prancis dan Australia, Ini Kata Jubir Anies

Keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan anggota dari kedua organisasi berpengaruh tersebut, “mendorong perlunya upaya pemersatu dan membangun sikap kolektif terhadap krisis yang semakin meningkat.”

KTT ini akan mempertemukan negara-negara anggota dari seluruh dunia Islam dan Arab, termasuk Mesir, Yordania, Lebanon, Turki, dan Irak. Inklusi penting lainnya adalah Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang menandai kunjungan pertama presiden Iran ke Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade.

Raisi, sebelum berangkat ke Riyadh, menekankan pentingnya tindakan cepat, menekankan bahwa krisis Gaza tidak bisa direduksi menjadi retorika belaka.

“Gaza bukanlah arena kata-kata. Ini harus menjadi tindakan,” kata Presiden Raisi, menekankan gawatnya situasi ini.

Ia sangat yakin bahwa permasalahan Palestina telah melampaui batas geografis dan menjadi permasalahan global.

Dengan kecaman atas kekejaman rezim Zionis di Gaza, Raisi dengan tegas menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia lebih lanjut mengkritik Amerika Serikat karena sikap pasif mereka, dan menuduh Amerika Serikat menyulut mesin militer Israel melalui tindakan mereka, meskipun secara terbuka menyatakan bahwa mereka berupaya melakukan deeskalasi.***