Politik

Korban Tewas Akibat Gempa Turki-Suriah Lewati 28.000, PBB : Dari Kerusakan Diperkirakan Korban Bertambah

52
×

Korban Tewas Akibat Gempa Turki-Suriah Lewati 28.000, PBB : Dari Kerusakan Diperkirakan Korban Bertambah

Share this article

 

(Photo: AFP/Zein Al Rifai)

ACEHUPDATE.COM | KAHRAMANMARAS,Turki, Tim penyelamat berhasil menolong sesosok bayi berusia7 bulan dan gadis remaja dari puing reruntuhan pada hari Minggu, 12 Februari 2023, pasca seminggu gempa menghancurkan Türki dan Suriah yang diperkirakan menewaskan lebih dari 28.000 orang.

Dari kerusakan akibat gempa diperkirakan jumlah korban  yang tewas setidaknya bisa  dua kali lipat, ungkap Kepala bantuan PBB Martin Griffiths, usai meninjau lokasi  pusat gempa di Turki Selatan, Sabtu,12 Pebruari 2023 seperti dilansir Channelnewsasia 

Menurut Martin, dari kerusakan yang timbul akibat gempa bumi Turki -Suriah, diperkirakan jumlah korban tewas melebihi 28.000 dan itu  kemungkinan bertambah, katanya 

Saat ini, puluhan ribu pekerja dari tim penyelamat dikerahkan untuk memberi bantuan. Penyelamatan itu berlangsung di tengah cuaca dingin, mereka menjelajah, memeriksa puing- puing reruntuhan  mencari warga yang masih terjebak di bawah puing.

Sementara itu ditengah pemberian bantuan dan penyelamatan, menurut media pemerintah, beberapa misi bantuan terpaksa ditangguhkan karena gangguan keamanan sehingga puluhan orang ditangkap Polisi karena penjarahan.

Namun ditengah puing kehancuran dan keputusasaan terselip kisah tentang bertahan hidup, pasca  gempa bumi dahsyat seperti di alami seorang warga.

Seakan tidak percaya, “Apakah dunia ada?”, kata Menekse Tabak(70) Senin(13/02/2023), usai  ditarik keluar dari beton yang menjebaknya setelah gempa di kota selatan Kahramanmaras, pusat gempa berkekuatan 7,8.

Alhamdulillah, katanya, Dia pun tersedu seakan tidak percaya jika dia masih hidup diantara puing beton setelah gempa dahsyat tersebut.

Keajaiban lainnya,  terkait sesosok Bayi berusia 7 bulan bernama Hamza juga diselamatkan di Hatay selatan. Ajaibnya  lebih dari 140 jam setelah gempa, terjebak di reruntuhan masih hidup. Dan Esma Sultan, remaja (13), juga diselamatkan di Gaziantep, seperti laporan dari media pemerintah