Politik

Bikin Ngeri, Bos Ajak Staycation Ternyata Sering Paksa Alfi Damayanti Karyawati Cikarang Lakukan Ini

48
×

Bikin Ngeri, Bos Ajak Staycation Ternyata Sering Paksa Alfi Damayanti Karyawati Cikarang Lakukan Ini

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Nama AD atau Alfi Damayanti (24) mendadak viral hingga menarik perhatian publik karena keberaniannya menguak perilaku tak menyenangkan yang dilakukan atasannya di tempatnya berkerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Oknum Bos perusahaan tempat Alfi Damayanti 24) berkerja mengajak staycation sebagai syarat perpanjangan kontrak bagi karyawati.

Alfi Damayanti berani angkat bicara soal kasus pelecehan yang dialaminya yang ternyata dilakukan oleh atasannya sendiri dengan ancaman akan diputus kontrak kerja.

Seiring berjalannya waktu, diketahui bahwa oknum atasan Alfi Damayanti ini menempati jabatan manajer outsourcing.

Itulah mengapa ada ancaman kontrak kerja Alfi Damayanti tidak akan dilanjutkan jika tak mau menuruti ajakan staycation berdua.

Tentunya ancaman dari oknum bos ini sangat tidak sepatutnya terjadi di tempat kerja.

Alfi Damayanti saat menjadi bintang tamu di tayangan Perempuan Bicara, mengungkapkan seputar pelecehan yang dialaminya di tempat kerja.

“Yang paling puncaknya adalah ketika anda dikejar-kejar untuk memberikan lokasi kos anda, apa yang terjadi?” tanya Balques Manisang ke Alfi Damayanti, seperti dilansir tvOnenews.com dari tayangan Perempuan Bicara.

Alfi bercerita bahwa sang atasan memang sering menelpon dirinya.

“Di situ dia tuh coba buat telpon-telpon terus ya,”

Bahkan sebelum menelpon, saat di tempat kerja pun sang atasan juga sering memaksa Alfi Damayanti untuk ‘shareloc’ atau mengirim alamat kos tingggalnya.

“Sebelum telpon emang udah ada bicara di tempat kerja, kayak nanti ‘shareloc’ ya nanti saya mau jemput,” ungkap Alfi Damayanti.

Tentu ini merupakan hal yang tidak wajar ketika ada seseorang memaksakan untuk mengetahui hal-hal privasi.

Sang atasan disebut memaksa ingin mengetahui lokasi kos Alfi Damayanti agar bisa menjemput.

Kala itu Alfi pun tak mengetahui akan dibawa kemana dirinya jika benar si atasan menjemputnya.

Karena risih dan curiga, Alfi pun tak memberikan alamat kost nya secara rinci.

“Terus saya bilang kost-an saya di situ, cuman enggak pakai alamat,” kata Alfi Damayanti.

Paksaan atasan untuk mengetahui alamat Alfi tidak hanya saat berada di tempat kerja, sesampainya di kos pun juga masih diteror dengan pertanyaan serupa.

“Terus udah saya sampai kos, dia telponin terus tuh minta shareloc kayaknya,” ujarnya.

Alfi mengaku saat itu merasa takut akan benar-benar didatangi jika mengungkapkan alamat kos kepada atasannya itu sehingga lebih memilih menghiraukan.

“Saya enggak shareloc, saya diemin, saya juga takutkan disamperin beneran,” ungkapnya.

Akan tetapi bukannya berhenti menanyakan pertanyaan itu ke Alfi, sang atasan malah semakin nekat dengan tiba-tiba mengirim foto bahwa dirinya sudah berada di depan hotel.

“Tiba-tiba dia fotoin di depan hotel, saya juga takutkan ya, ngapain foto di depan hotel,” tegas Alfi Damayanti.

Alfi Damayanti kemudian memutuskan untuk tetap diam tak menjawab serentengan pertanyaan dari atasannya yang menurutnya sudah kelewatan.

“Enggak jawab,” ujarnya.

Bahkan tak hanya melalui chat dan telpon, pelecehan atasannya juga pernah secara fisik seperti memegang tangan sehingga sekarang Alfi Damayanti memberanikan untuk mengungkapkan perbuatan atasannya agar ada efek jera. “Makanya saya berani buat speak up biar terlapor jera,” tegas Alfi Damayanti. ***