Politik

Aplikasi Meta Resmi Luncurkan Threads untuk Saingi Twitter

89
×

Aplikasi Meta Resmi Luncurkan Threads untuk Saingi Twitter

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Perusahaan Meta akhirnya merilis aplikasi terbaru yang siap saingi Twitter.

Bernama Threads, aplikasi ini telah dirilis dan bisa diakses di lebih dari 100 Negara seluruh dunia.

Baca Juga: Ini Jadwal 16 Besar Canada Open 2023 Jumat 7 Juli

Aplikasi Threads yang berpotensi menjadi rival Twitter ini telah dirilis pada Kamis, 6 Juli 2023 dinihari waktu Inggris.

 

Aplikasi Threads ini telah tersedia di Google Play Store dan Apple Stores walaupun masih belum tersedia di negara Uni Eropa karena persoalan regulasi.

Pengguna Thread perlu memiliki akun Instagram untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut.

Setelah berhasil mendaftar, pengguna dapat memilih untuk mengikuti akun yang sama dengan yang mereka ikuti di Instagram.

Asalkan akun-akun tersebut juga telah bergabung dengan aplikasi baru ini. Menurut Meta, beberapa selebriti terkenal seperti Shakira dan Gordon Ramsay mendukung aplikasi ini.

Laporan terbaru juga mengindikasikan bahwa Oprah Winfrey dan Dalai Lama telah dihubungi untuk bergabung dalam aplikasi ini.

Untuk Public Figure Indonesia sendiri, Najwa Shihab, Deddy Corbuzier, Chef Arnold Poernomo, hingga Karin Novilda tercatat sudah mengaktifkan Threads.

 

Secara visual, aplikasi ini menyerupai Twitter, walaupun ada beberapa perubahan kata yang dilakukan.

Baca Juga: Cil Food Tampil Pada Ajang INABUYER B2BG EXPO 2023 di Gedung Smesco Jakarta

Fitur “retweet” pada Twitter diubah menjadi “repost” dan “tweet” diubah menjadi “thread”. Meta tidak segan-segan meniru produk-produk pesaingnya di masa lalu.

 

Sebagai contoh, pada tahun 2020, Meta meluncurkan fitur Reels di Instagram yang sangat mirip dengan video pendek TikTok yang terkenal.

Dalam upaya untuk memberikan lebih banyak ruang bagi pengguna untuk berbagi pemikiran dan konten mereka.

Twitter meningkatkan batas karakter menjadi 500 untuk kiriman di Threads, dibandingkan dengan batas sebelumnya yaitu 280 karakter.

Selain itu, pengguna juga dapat membagikan video dengan durasi hingga lima menit dan kiriman dapat dibagikan sebagai tautan di platform lain.

Selain peningkatan batas karakter dan dukungan video yang lebih lama, Threads juga dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan untuk mengelola interaksi pengguna.

Pengguna memiliki kemampuan untuk berhenti mengikuti, memblokir, membatasi, atau melaporkan pengguna lain yang dianggap melanggar aturan atau melakukan perilaku yang tidak diinginkan.

 

Selain itu, ada juga opsi untuk menyaring balasan dengan menggunakan kata-kata tertentu, memungkinkan pengguna untuk mengontrol konten yang muncul di kiriman mereka.

Baca Juga: Dinkes Aceh Timur Buka Lowongan Kerja Tenaga Enumerator SKI, Daftar Disini, Berikut Syaratnya

Peluncuran Threads oleh Twitter datang setelah periode bergejolak dalam sejarah platform tersebut.

Beberapa waktu lalu, Twitter memberlakukan batas tampilan untuk tweet, sebagai upaya untuk mengurangi pengambilan data oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan model kecerdasan buatan.

 

Langkah ini mengundang beragam tanggapan dari pengguna, dengan sebagian mengkritiknya dan sebagian lagi mendukungnya.

Selain Threads, Aplikasi milik Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yakni Truth Social juga menjadi kompetitor menarik bagi dua media sosial tersebut.

Patut ditunggu bagaimana kiprah kompetisi tiga media sosial berbasis teks tersebut.***