Politik

Reaksi DPR Aceh terhadap Kasus Pembunuhan dan Penganiayaan Warga Aceh di Jakarta

76
×

Reaksi DPR Aceh terhadap Kasus Pembunuhan dan Penganiayaan Warga Aceh di Jakarta

Share this article

PIKIRAN ACEH – Imam Masykur (25) seorang warga Aceh yang merupakan pedagang kosmetik di Jakarta diculik dan disiksa hingga tewas diduga oleh oknum anggota Paspampres.

Pemuda Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Aceh ini meninggal dunia setelah ditemukan jenazahnya di Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya dia diculik dan disiksa oleh oknum Paspampres pada Sabtu 12 Agustus 2023.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Imam diculik di toko kosmetik di ibukota, pada Sabtu 12 Agustus 2023 pada saat sedang Magrib.

Dalam sebuah video amatir, warga Bireuen Imam Masykur (25) sempat menelepon keluarganya, meminta supaya dikirimkan uang Rp50 juta, jika tidak maka nyawa taruhannya.

Baca Juga: Nasir Djamil Desak Panglima TNI Buka Seterang-terangnya Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Warga Aceh

Bahkan Imam sempat meminta adiknya menelpon ibu mereka, supaya mengirimkan uang secepatnya.

Selain itu juga beredar informasi jika oknum penculik juga mengirimkan video kepada keluarga Imam Masykur.

Imam disebut sebut diculik di rumahnya oleh oknum pria yang belakangan dikatakan sebagai oknum TNI.

Dalam surat keterangan penyerahan mayat yang diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta pada Kamis 24 Agustus 2023 yang ditandatangani oleh Serka Agus, oknum TNI yang disebut sebut menculik Imam berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.

Baca Juga: Danpuspom TNI Benarkan Kematian Warga Aceh, Ini Kata Agung Handoko

Dampak dari kasus tersebut, netizen Aceh banyak yang geram dengan tingkah oknum Paspampres tersebut.

Berdasarkan laporan resmi militer Indonesia menyebutkan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal TNI Rafael Granada Baay mengatakan satu orang anggotanya tengah menjalani penyelidikan oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya) atas dugaan keterlibatan penganiayaan.

Baca Juga: Ini Indentitas Oknum Paspampres Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Warga Aceh

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky mengatakan, kasus ini harus diusut tuntas dan dibuka secara terang-benderang ke publik.

“Kita minta Presiden dan Panglima TNI untuk memproses hukum yang seberat beratnya dan meminta agar oknum Paspamres itu dipecat segera dengan secara tidak hormat,” tegas politisi Partai Aceh ini. ***