Politik

BREAKING NEWS: Imam Masykur Disebut Meninggal Karena Asfiksia

72
×

BREAKING NEWS: Imam Masykur Disebut Meninggal Karena Asfiksia

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Kasus Kematian Imam Masykur terus bergulir. Imam Masykur (25) seorang warga Aceh yang merupakan pedagang kosmetik di Jakarta diculik dan disiksa hingga tewas diduga oleh oknum anggota Paspampres.

Imam Masykur merupakan pemuda Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Aceh ini meninggal dunia setelah ditemukan jenazahnya di Karawang, Jawa Barat.

Informasi terbaru yang himpun media ini, hasil visum jasad Imam Masykur, pemuda asal Aceh yang tewas dianiaya tiga

 

prajurit TNI menyatakan Imam tewas karena mengalami asfiksia atau masalah pernapasan yang diakibatkan rendahnya oksigen di tubuh.

Imam Masykur (25) disebut meninggal karena mengalami masalah pernapasan.

Hal ini diungkapkan kuasa hukum keluarga Imam, Putri Maya Rumanti, dalam pertemuannya bersama pengacara Hotman Paris.

 

“Jadi ini divisum dari rumah sakit Karawang pertama kalinya. Ini ada penyebab langsung ya, disebutkan asfiksia. Seperti ada gangguan pernapasan,” kata Putri kepada awak media pada Selasa 5 September 2023.

Fauziah, ibu Imam, mengungkapkan saat ini pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi di RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk menjadi pembanding dengan hasil visum awal.

Namun, hasil visum awal tersebut membuat Hotman Paris heran. Menurut Hotman, kasus yang dialami Imam berdasarkan video yang viral adalah penganiayaan.

 

“Itu jelas-jelas adalah penganiayaan ya bukan karena sesak napas ya, bukan jangan sampai melenceng gitu kan, jangan sampai melenceng,” kata Hotman di lokasi yang sama.

Ia berpendapat hasil visum awal itu tidak masuk akal karena jasad Imam diangkat dari sungai.

Hotman bingung mengapa gangguan pernapasan bisa jadi kesimpulan hasil visum Imam.

 

“Tapi kan jenazah diambil dari sungai?” tanya Hotman sambil mengernyitkan dahi kepada tim pengacara keluarga Imam.

“Iya, diangkat dari sungai, dibawa ke rumah sakit, divisum hasilnya ini (asfiksia),” jawab Putri.

“Bagaimana bisa tahu sesak napas kalau sudah dalam air? Logikanya di mana sih?” tanya Hotman kembali. ***