Politik

BREAKING NEWS: 15 Bangunan Rusak di Hantam Puting Beliung di Desa Seumirah Aceh Utara

79
×

BREAKING NEWS: 15 Bangunan Rusak di Hantam Puting Beliung di Desa Seumirah Aceh Utara

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Angin puting beliung di sertai hujan deras melanda Dusun Simpang Rambong, Gampong Seumirah, Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara merusak belasan rumah dan tempat usaha warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, pada Senin 11 September 2023.

 

Peristiwa tersebut terjadi menjelang magrib, dan merusak 15 bangunan rumah termasuk tempat usaha warga, Sebut Azmir yang merupakan Kepala Dusun Simpang Rambong kepada pikiranaceh.com pada Senin 11 September 2023 malam.

 

“Alhamdulillah dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja ada beberapa bangunan yang hanya tinggal pondasinya, seperti tempat pangkas, dan ada juga yang atapnya terbang. Rata-rata kerusakannya parah,” Kata Azmir.

 

Untuk saat ini berdasarkan yang telah kami data sedikitnya ada 15 bangunan yang rusak dan 6 diantaranya merupakan tempat usaha, Ucap Azmir.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan sebuah pohon tumbang sehingga kabel listrik putus. 

“Saat ini tempat kami sedang terjadi pemadaman. Sedang petugas PLN sudah di lokasi untuk memperbaiki kabel listrik terputus,” katanya.

Sementara untuk saat ini Aparatur desa seumirah Kecamatan Nisam Antara sedang melakukan pendataan secara rinci di lapangan.

 

Sebelumnya, sejumlah foto dan video yang memperlihatkan kondisi pasca-terjangan puting beliung tersebut tersebar luas di berbagai WhatsApp Group.

Berikut 15  nama pemilik rumah dan tempat usaha korban angin puting beliung di Dusun Simpang Rambong Desa Seumirah Kecamatan Nisam Antara: 

Zamzami, Ilyas, Ahmadi, Maryani, Syamsiah, Jasmani, Nurani, Nurmala, Ainasyakdiah, Razali, Abdul Muthalib, M Isa, Safwani, Zulkifli dan Nidarhayani.

 

Sementara itu Kepala Pelaksanaan Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Asnawi yang dihubungi pikiranaceh.com menyampaikan untuk saat ini dirinya masih menunggu laporan dari pihak Kecamatan.

 

“Kita belum bisa memberikan data secara detail, karena yang lebih tau adalah pihak kecamatan dan hingga saat ini kita menunggu laporan tersebut,” Kata Asnawi.***