Politik

BMKG Ingatkan Warga Aceh Waspadai Potensi Bencana Alam Jelang Musim Hujan

67
×

BMKG Ingatkan Warga Aceh Waspadai Potensi Bencana Alam Jelang Musim Hujan

Share this article

PIKIRAN ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda Blang Bintang mengingatkan masyarakat Aceh agar mewaspadai banjir dan tanah longsor.

Peringatan itu menyusul mulai masuknya musim hujan dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Budi Saritua Hutasoit kepada wartawan mengatakan, potensi hujan lebat itu disebabkan lantaran Aceh kini mulai memasuki puncak musim penghujan.

Potensi hujan deras itu terjadi mulai pukul 16.00 wib hingga malam hari.

Baca Juga: BREAKING NEWS – 21 Desa di Bireuen Terendam Banjir, Ratusan Rumah dan Ribuan Jiwa Terdampak

Akibatnya, sejumlah daerah dengan dataran rendah bisa berpotensi terjadi banjir.

Terlebih daerah pegunungan agar lebih waspada akan potensi banjir bandang hingga tanah longsor.

“Hujan lebat ini berpotensi terjadi dibarengi dengan angin kencang hingga kilatan petir.  Terlebih untuk wilayah Banda Aceh, Aceh Besar wilayah barat Aceh dan bagian tengah,”kata Budi.

Baca Juga: Banjir Libya, 8 Ribu Orang Tewas, Walikota Derna dan Pejabat Ditangkap

Dia mengatakan, hujan lebat itu disebabkan oleh adanya belokan angin di wilayah Aceh yang menyebabkan terjadi perlambatan masa udara.

Hal itu pula membentuk awan-awan hujan di wilayah Aceh. Terlebih Aceh kini memang sudah memasuki puncak musim penghujan.

Puncak musim penghujan tersebut sudah terjadi sejak awal Oktober yang diperkirakan akan terjadi hingga akhir tahun nanti.

“Secara statistik itu terjadi di akhir bulan Oktober ini hingga awal November,” ujarnya.

Karena hal itu, daerah yang aliran sungainya rendah seperti wilayah timur, Aceh Barat, Nagan hingga Aceh Selatan berpotensi terjadi banjir.

Baca Juga: Banjir di Aceh Selatan Mulai Surut, Sempat Rendam 10 Kecamatan

Terlebih untuk wilayah Aceh Timur dan Aceh Utara, dimana disetiap akhir tahun menjadi daerah langgan banjir.

BMKG menghimbau untuk masyarakat yang berada di daratan agar waspada terhadap pohon tumbang dan banjir genangan serta luapan.

Selain itu, untuk wilayah perkotaan harap waspada akan terjadinya potensi banjir genangan. Sebab, untuk daerah perkotaan, banyak ditemukan tanah-tanah resapan.

Hal tersebut menurutnya sangat membahayakan. Dimana ketika air tertampung, akan melahirkan jentik-jentik nyamuk. ***