Politik

Aduh!! Harga Beras Melambung Tinggi, Rencana Pemerintah Bagi Rice Cooker Gratis, Dikritik Susi Pudjiastuti

52
×

Aduh!! Harga Beras Melambung Tinggi, Rencana Pemerintah Bagi Rice Cooker Gratis, Dikritik Susi Pudjiastuti

Share this article

 

Aduh!! Harga Beras Melambung Tinggi, Rencana Pemerintah B agi Rice Cooker Gratis, Dikritik Susi Pudjiastuti

PIKIRAN ACEH – Pemerintah menggelontorkan program bagi rice cooker gratis kepada warga dengan menggelontorkan anggaran mencapai Rp347 miliar ditengah melambungnya harga beras. Program tersebut menuai kritikan berbagai kalangan.

Bagi-bagi Rice Cooker Gratis  melalui Kementerian ESDM yang diatur dalam peraturan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik bagi Rumah Tangga.

Program tersebut menuai kritikan banyak kalangan salah satunya mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Ia mengungkapkan, rencana bagi-bagi rice cooker gratis tersebut terkesan dipaksakan. Apalagi program tersebut dinilai gagal pada tahun 2022 lalu.

Pemilik Susi Air itu menilai anggaran yang mencapai ratusan miliar tersebut lebih baik digunakan untuk program lain. Dia pun menilai lebih baik anggaran tersebut untuk memberikan subsidi harga beras yang kini memberatkan masyarakat.

Baca : Polisi Tangkap Sindikat Pencurian Kabel Listrik di Aceh Jaya, Pelaku Eks Honorer PLN

 “Kenapa hal yg batal tahun lalu tetap dipaksakan tahun ini ? Bukankah lebih anggaran seperti ini fialihkan untk mengurangi/ subsidi harga berasnya. Atau berikan dalam nilai tinai untk membantu meringankan masyarakat belanja kebutuhan pangannya???” kata Susi Pudjiastuti di X.com pada Minggu, 8 Oktober 2023 dikutip dari PikiranRakyat.com

Bukan hanya sekali ini saja, beberapa rencana pemerintah dianggap tidak tepat sasaran. Susi menilai anggaran untuk program-program yang tidak menunjang kelangsungan hidup bisa dialihkan untuk membantu masyarakat secara langsung.

“Tahun lalu kompor listrik, sekarang rice cooker. Kenapa tidak dibelikan bahan pangan? Ikan lele dapat jutaan kg, proteinnya bisa kurangi stunting. Telur puluhan jutaan butir,” ucap Susi.

“Nelayan bisa dapat seribu perahu .. untk tangkap ikan bisa dapat ton nan pertahunnya, rehab rumah, wc umum,” ujarnya menambahkan

Baca : Mobil Listrik Toyota Bakal Punya Pilihan Transmisi Manual

Warganet sepakat dengan Susi

Warganet di Twitter sepakat dengan pernyataan Susi soal bantuan rice cooker tersebut. Beberapa warganet menilai masyarakat butuh berasnya bukan rice cooker. Jika tanpa beras, rice cooker juga tak bisa digunakan.

“Tanpa rice cooker masyarakat masih bisa masak mengolah beras menjadi nasi.. tanpa beras masyarakat tidak bisa mengolah rice cooker makanan untuk di makan,” kata @michet***.

“Ini mau meneruskan program kompor induksi yg sebelumnya macet itu ya Bu? Tapi dialihkan ke rice cooker. Agaknya kurang bijak menurut saya.  Apalagi kita masih dihadapkan dg stunting. Lebih baik dialihkan ke program pangan nya saja,” ujar @moe***.

“Yg di butuhkan kan berasnya, ini malah di kasih rice cooker percuma klo ga ada berasny,” kata @redyan

Energi Bersih

Sekretaris Jendral Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mengungkapkan program tersebut untuk meningkatkan penggunaan energi bersih serta penggunaan listrik diseluruh sector termasuk rumah tangga.

Anggaran pengadaan rice cooker ini sendiri akan berasal dari anggaran Kementerian ESDM. Nantinya PLN juga bisa bekerja sama dengan PT Pos Indonesia atau badan usaha lain untuk mendistribusikan rice cooker (*)