Politik

Dukung Israel, Amerika Serikat Kirim Kapal Induk, Palestina Anggap “Agresi”

48
×

Dukung Israel, Amerika Serikat Kirim Kapal Induk, Palestina Anggap “Agresi”

Share this article

Dukung Israel, Amerika Serikat Kirim Kapal Induk, Palestina Anggap “Agresi”

PIKIRAN ACEH –  Pasca Pasukan Hamas, Paletina melakukan serangan besar terhadap Israel di Gaza, Amerika Serikat akan mengirimklan kapal induk ke laut ke Mediterania Timur untuk memberikan dukungan  terhadap militer Israel.

Meskipun pengumuman ini bertujuan untuk mendukung Israel dalam menghadapi serangan Hamas, pemerintah Palestina menganggap langkah ini sebagai “agresi” terhadap rakyat Palestina.

Kelompok Hamas menyatakan bahwa langkah Amerika Serikat ini adalah bentuk partisipasi nyata dalam agresi terhadap warga Palestina.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengatakan pada hari Minggu bahwa AS akan mengirim kapal dan pesawat militer lebih dekat ke Israel, sambil meningkatkan bantuan militer dan amunisi.

Baca : Milisi Palestina Serbu Israel, Bakar Tank dan Kuasai Pangkalan Militer Israel

“Saya telah mengarahkan pergerakan Kelompok Tempur Kapal Induk USS Gerald R Ford ke Mediterania Timur,” kata Austin.

Meskipun pengumuman ini bertujuan untuk mendukung Israel dalam menghadapi serangan Hamas, pemerintah Palestina menganggap langkah ini sebagai “agresi” terhadap rakyat Palestina.

Kelompok Hamas menyatakan bahwa langkah Amerika Serikat ini adalah bentuk partisipasi nyata dalam agresi terhadap warga Palestina.

Serangan Hamas dianggap memiliki motivasi untuk mengganggu upaya normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi, serta upaya-upaya lainnya untuk mendekatkan hubungan antara Arab Saudi dan Israel.

Baca : Jumlah Korban Tewas di Israel Hari Ini Mencapai 1000 Jiwa

Pemerintah Israel, khususnya di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, telah mengejar normalisasi hubungan dengan Arab Saudi

Dalam serangan terbarunya, Hamas menyoroti ancaman terhadap Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, kelanjutan blokade Israel terhadap Gaza, dan normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara di wilayah tersebut sebagai alasan di balik serangan mereka.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, memberi tahu Perdana Menteri Israel bahwa bantuan tambahan untuk tentara Israel sedang dalam perjalanan.

Bantuan militer AS kepada Israel mencakup dukungan untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome, yang menjadi sangat penting dalam melindungi Israel dari serangan rudal dan roket, meskipun sistem ini mengalami kegagalan pada serangan terbaru.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menyoroti potensi motif serangan Hamas, yaitu untuk mengganggu upaya normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel.

Meskipun terjadi serangan terbaru, AS menyatakan bahwa upaya normalisasi harus terus berlanjut, meskipun mereka mengakui situasi yang sulit akibat serangan Hamas.**