Politik

Jika Terjadi Ini Pada Hamas, Warga Gaza Tetap Tolak OP Pemerintah Mahmoud Abbas

84
×

Jika Terjadi Ini Pada Hamas, Warga Gaza Tetap Tolak OP Pemerintah Mahmoud Abbas

Share this article

 

PIKIRANACEH.COM – Warga di Jalur Gaza menolak Pemerintah Otoritas Palestina yang dipimpin Mahmoud Abbas jika pejuang Hamas kalah dalam pemilu selanjutnya.

Mereka tidak memercayai Mahmoud Abbas untuk kembali memimpin, terutama di wilayah jalur Gaza Palestina.

Seorang warga bernama Kamal mengatakan salah salah satu alasannya karena perseteruan antara PA dan Hamas.

Kepada Al Jazeera, pada Kamis 9 November 2023 kamal mengatakan, PA tidak akan melindungi Gaza karena mereka berulang kali berpartisipasi dalam pengepungan dan menindas rakyat Gaza. Semua karena perselisihan dengan Hamas. Kami tidak percaya itu akan adil di Gaza.

“Presiden selalu memberikan pidato tentang Gaza dan tanggung jawabnya terhadap hal itu. Tapi, tidak ada aksi dari apa yang dia ucapkan,” ungkapnya.

Hal yang sama diucapkan oleh Mohamed yang menggambarkan situasi di Tepi Barat di bawah kepemimpinan Abbas.

Mohamed mengatakan ada banyak penggerebekan di Tepi Barat sehingga ia tidak mau nasib yang sama dirasakan oleh Gaza.

“Mereka tidak mengubah apa pun di lapangan. Inilah alasan pemerintahannya tidak akan menguntungkan Gaza dengan cara apa pun,” ujarnya.

Sedangkan warga lain yang bernama Somaia mengatakan yang seharusnya menjadi prioritas Palestina adalah mengenyahkan penjajahan di Palestina.

“Satu-satunya solusi atau langkah selanjutnya yang harus didiskusikan sekarang adalah memprioritaskan cara membongkar penjajahan dan kekuasaan militer selama bertahun-tahun di wilayah yang diduduki,” jelasnya.

“Itu akan membantu siapa pun yang memimpin Gaza dari faksi-faksi Palestina untuk melakukan yang terbaik bagi rakyatnya dan hanya untuk rakyat,” tegasnya.

Suara masyarakat ini dikeluarkan setelah presiden Palestina itu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken di Ramallah, Tepi Barat, pada Minggu 5 November 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas menuntut gencatan senjata di Gaza dan mengatakan PA bersedia untuk kembali memimpin Palestina.

“Kami akan sepenuhnya memikul tanggung jawab kami dalam kerangka solusi politik yang komprehensif yang mencakup seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur dan Jalur Gaza,” ucap Abbas saat itu. ***